Garap Peran Pengepul dalam Rantai Pasok Kopi Indonesia

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 00:36 WIB
Paramita berujar, pihaknya menyadari bahwa para pengumpul memiliki peran dan fungsi penting dalam rantai pasok kopi Indonesia, juga di negara-negara produsen kopi lain seperti Vietnam, Kolombia dan Uganda. Di Indonesia, pengumpul tidak hanya terlibat dalam jual-beli kopi dengan petani, tetapi dukungan lain juga diberikan pengumpul kepada petani seperti akses terhadap agri-input, akses finansial dan sebagainya.

(Baca Juga: Empat Tips Meracik Indonesia Tetap Jadi Negara Produsen Kopi Terbesar Dunia )

Jika terdapat kolaborasi efektif dan adaptif antara pengumpul, petani kopi dan aktor lain dalam rantai pasok kopi, khususnya dalam situasi pandemi saat ini, diharapkan dapat menjaga stabilitas pasar kopi Indonesia dan mendorong ekosistem bisnis kopi yang berkelanjutan.

Scopi, lanjut Pramita, juga menjelaskan hasil studi yang dilakukan di empat negara penghasil kopi yakni,Indonesia, Vietnam, Uganda, dan Kolombia dari kurun waktu 2018 hingga 2020 ini memotret kemiripan peran para pengumpul di keempat negara tersebut. Khusus di Indonesia, studi ini mengungkap adanya tiga jenis pengumpul, yaitu di tingkat desa, tingkat kabupaten atau kota, dan desa.

Ketiganya memberikan layanan yang serupa kepada petani, antara lain memberikan pinjaman, menyediakan pupuk dan benih berkualitas, serta melakukan pelatihan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!