UMKM Sulsel Terus Dilakukan Digitalisasi untuk Tingkatkan Pendapatan
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 15:19 WIB
Sebanyak 18% responden juga mengaku bisa membuka lapangan pekerjaan bagi lebih banyak orang saat bisnisnya berkembang. Di sisi lain, dalam era tatanan kehidupan baru, 9 dari 10 masyarakat Sulawesi Selatan bertransaksi secara digital, sejalan dengan temuan BPS yang menunjukkan 26,31% masyarakat Sulawesi Selatan berbelanja dari rumah.
Hal ini menandakan bahwa digitalisasi UMKM menjadi sangat penting dalam membantu UMKM lokal, untuk bangkit guna menjaga ketahanan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja di era new normal ini.
Baca Juga: Tahun Lalu, Platform Daring Dorong Ekonomi Jabar hingga Rp10,1 Triliun
“Program #TerusUsaha merupakan komitmen Grab guna mempercepat digitalisasi UMKM Sulawesi Selatan. ”Program #TerusUsaha ini sejalan dengan komitmen jangka panjang GrabForGood untuk membawa lebih banyak dampak positif dari teknologi,”ujarnya.
Halim Wijaya menuturkan, solusi digitalisasi yang dihadirkan ini bukan hanya dapat membantu pelaku UMKM untuk bangkit, tapi juga mendorong munculnya UMKM baru di Sulawesi Selatan agar dapat memberikan kontribusi besar untuk perekonomian daerah. Kami juga bangga dapat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota untuk segera menghadirkan 16 solusi terintegrasi dalam waktu dekat.
“Untuk menyambut Hari UMKM, kami sangat berharap akan lebih banyak UMKM dan bisnis tradisional bertahan dan bertumbuh lewat berbagai solusi konkret yang Grab hadirkan ini,” jelasnya.
Dia menjelaskan, Program #TerusUsaha menghadirkan enam solusi digitalisasi Grab untuk Sulawesi Selatan di Era New Normal Enam solusi tersebut, diantaranya meningkatkan Visibilitas dan Permintaan, dimana 13.500 Pedagang Pasar Tradisional: Grab bermitra dengan PD Pasar Jaya untuk mendigitalisasi 16 pasar tradisional basah di Makassar melalui GrabAssistant.
Hal ini menandakan bahwa digitalisasi UMKM menjadi sangat penting dalam membantu UMKM lokal, untuk bangkit guna menjaga ketahanan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja di era new normal ini.
Baca Juga: Tahun Lalu, Platform Daring Dorong Ekonomi Jabar hingga Rp10,1 Triliun
“Program #TerusUsaha merupakan komitmen Grab guna mempercepat digitalisasi UMKM Sulawesi Selatan. ”Program #TerusUsaha ini sejalan dengan komitmen jangka panjang GrabForGood untuk membawa lebih banyak dampak positif dari teknologi,”ujarnya.
Halim Wijaya menuturkan, solusi digitalisasi yang dihadirkan ini bukan hanya dapat membantu pelaku UMKM untuk bangkit, tapi juga mendorong munculnya UMKM baru di Sulawesi Selatan agar dapat memberikan kontribusi besar untuk perekonomian daerah. Kami juga bangga dapat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota untuk segera menghadirkan 16 solusi terintegrasi dalam waktu dekat.
“Untuk menyambut Hari UMKM, kami sangat berharap akan lebih banyak UMKM dan bisnis tradisional bertahan dan bertumbuh lewat berbagai solusi konkret yang Grab hadirkan ini,” jelasnya.
Dia menjelaskan, Program #TerusUsaha menghadirkan enam solusi digitalisasi Grab untuk Sulawesi Selatan di Era New Normal Enam solusi tersebut, diantaranya meningkatkan Visibilitas dan Permintaan, dimana 13.500 Pedagang Pasar Tradisional: Grab bermitra dengan PD Pasar Jaya untuk mendigitalisasi 16 pasar tradisional basah di Makassar melalui GrabAssistant.
Lihat Juga :