Duh! Pengamat Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp16.000 per Dolar AS
Senin, 01 April 2024 - 14:12 WIB
"Karena dolar kembali mengalami penguatan yang cukup signifikan akibat data di Amerika juga cukup bagus, apalagi data inflasi yang terus mengalami kenaikan," kata Ibrahim kepada MNC Portal, Senin (1/4/2024).
Ibrahim menambahkan, kondisi di dalam negeri pascapemilihan presiden (pilpres) juga masih terus memanas, didorong oleh gugatan calon persiden (capres) 01 dan 03 di Mahkamah Konstitusi.
Baca Juga: Heboh, Politisi AS Serukan Solusi Ala Hiroshima dan Nagasaki untuk Gaza dan Ukraina
"Ini yang membuat kondisi internal sedikit memanas sehingga banyak investor asing yang menarik modalnya dari Indonesia," tuturnya.
Menurut Ibrahim, di tengah tekanan-tekanan internal dan eksternal tersebut, wajar jika mata uang Garuda masih tertekan. Menurut dia, kemungkinan besar dalam minggu ini rupiah bisa melemah ke Rp16.000 per USD.
Ibrahim menambahkan, kondisi di dalam negeri pascapemilihan presiden (pilpres) juga masih terus memanas, didorong oleh gugatan calon persiden (capres) 01 dan 03 di Mahkamah Konstitusi.
Baca Juga: Heboh, Politisi AS Serukan Solusi Ala Hiroshima dan Nagasaki untuk Gaza dan Ukraina
"Ini yang membuat kondisi internal sedikit memanas sehingga banyak investor asing yang menarik modalnya dari Indonesia," tuturnya.
Menurut Ibrahim, di tengah tekanan-tekanan internal dan eksternal tersebut, wajar jika mata uang Garuda masih tertekan. Menurut dia, kemungkinan besar dalam minggu ini rupiah bisa melemah ke Rp16.000 per USD.
(fjo)
Lihat Juga :