Rupiah Sore Ini Ditutup Melemah ke Rp15.895 per Dolar AS

Senin, 01 April 2024 - 16:08 WIB
Dari sentimen domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi Maret 2024 mencapai 0,52% secara bulananan (month to month/mtm) pada Senin (1/4/2024) dan relatif lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya dan tahun lalu. Inflasi ini dipicu oleh kenaikan bahan pangan, beras, gula, daging ayam, telur ayam dan bawang putih, saat Ramadan kali ini.

Adapun, inflasi tahunan mencapai 3,05% dan inflasi tahun kalender sebesar 0,93%. Laju inflasi 1,42% dan andil 0,41% dengan komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini telur andil 0,09%, daging ayam andil 0,09%, beras andil 0,09%, cabai rawit 0,02% bawang putih andil 0,02%.

Baca Juga: Duh! Pengamat Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp16.000 per Dolar AS

Bukan faktor inflasi saja yang mempengaruhi pelemahan mata uang rupiah, namun banyak aliran modal asing ( capital outflow ) yang terjadi dua pekan terakhir juga bersamaan dengan peristiwa gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dengan demikian, untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif kemudian ditutup melemah di rentang Rp15.880 - Rp15.940.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!