Hadapi Idulfitri, Stok Energi Primer di Atas Rata-rata
Jum'at, 05 April 2024 - 08:23 WIB
"Saat ini, HOP batu bara berada dalam posisi yang sangat baik, stok cadangan kita berada di atas 20 HOP dan siap memberikan suplai listrik maksimal di momen Idulfitri 1445 H," tandasnya.
Baca Juga: Jemaah Aolia di Panggang Gunungkidul Salat Idulfitri Hari Ini
Sementara, Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan dalam acara Media Iftar yang diselenggarakan pada Kamis (4/4) mengatakan, kesiapan energi primer juga didukung dari sektor minyak dan gas yang juga dalam kondisi aman.
Untuk pasokan gas berada di volume 802,84 billion british thermal unit (BBTU) untuk pembangkit di regional Jawa-Madura-Bali; lalu 226,03 BBTU untuk Sumatera; 53,56 BBTU untuk Kalimantan dan 35,86 BBTU untuk Sulawesi. "Untuk pasokan BBM juga dalam kondisi aman, dengan rata-rata cadangan mencapai 14,3 HOP di seluruh wilayah Tanah Air," tambah Mamit.
Selanjutnya, demi menjaga keamanan suplai listrik di momen Hari Raya, PLN juga telah menetapkan masa siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1445 H yang di mulai pada 3 hingga 19 April 2024. Dalam periode ini PLN menyiagakan sebanyak 2.766 posko di seluruh Indonesia dengan personil yang bertugas sebanyak 81.591 di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Jemaah Aolia di Panggang Gunungkidul Salat Idulfitri Hari Ini
Sementara, Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan dalam acara Media Iftar yang diselenggarakan pada Kamis (4/4) mengatakan, kesiapan energi primer juga didukung dari sektor minyak dan gas yang juga dalam kondisi aman.
Untuk pasokan gas berada di volume 802,84 billion british thermal unit (BBTU) untuk pembangkit di regional Jawa-Madura-Bali; lalu 226,03 BBTU untuk Sumatera; 53,56 BBTU untuk Kalimantan dan 35,86 BBTU untuk Sulawesi. "Untuk pasokan BBM juga dalam kondisi aman, dengan rata-rata cadangan mencapai 14,3 HOP di seluruh wilayah Tanah Air," tambah Mamit.
Selanjutnya, demi menjaga keamanan suplai listrik di momen Hari Raya, PLN juga telah menetapkan masa siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1445 H yang di mulai pada 3 hingga 19 April 2024. Dalam periode ini PLN menyiagakan sebanyak 2.766 posko di seluruh Indonesia dengan personil yang bertugas sebanyak 81.591 di seluruh Indonesia.
(fjo)
Lihat Juga :