Neraca Dagang Juli 2020 Diproyeksi Surplus USD1,24 Miliar

Selasa, 18 Agustus 2020 - 07:30 WIB
"Di sisi lain, harga komoditas juga mayoritas mengalami peningkatan, seperti CPO dan karet mengalami kenaikan masing-masing sebesar 12,75% mtm dan 12,63% mtm," ungkapnya.

(Baca Juga: Ekspor Nasional Harus Nontradisional, Biar Kecil yang Penting Jadi Raja )

Sambung dia menerangkan, harga batu bara masih mengalami penurunan sebesar 0,38%. Pada bulan Juli, diperkirakan pertumbuhan impor juga akan mengalami peningkatan seiring dengan pemulihan sektor manufaktur Indonesia dan kenaikan harga minyak dunia. Sementara itu, harga minyak dunia juga mengalami kenaikan sebesar 3,78% mtm dan diperkirakan akan mendorong kenaikan impor migas pada bulan Juli.

"Pada bulan Juli, PMI Manufacturing Indonesia mengalami peningkatan hingga mencapai level 46,9, dan dengan demikian diperkirakan akan terjadi peningkatan impor bahan baku serta barang modal," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!