Rupiah KO ke Rp16.200, Sri Mulyani: Negara Tetangga Ada yang Lebih Parah

Jum'at, 26 April 2024 - 14:08 WIB
"Jadi pergerakan nilai tukar ini dirasakan dan dibahas di dalam meeting kemarin, kecenderungan terjadinya capital outflow, koreksi nilai tukar, harga saham, dan yield dari surat berharga menjadi fokus dari pembahasan menteri keuangan dan gubernur bank sentral di G20 maupun pertemuan IMF minggu lalu," jelasnya.

Menurut Sri Mulyani, masing-masing negara harus mulai melakukan adjustment dengan dinamika market yang cukup tinggi. "Semua cenderung hati-hati, semua cenderung untuk memitigasi risiko dari pergerakan global tersebut," katanya.

Baca Juga: Rupiah Ambruk, Bos BI Sebut Tak Seburuk Won dan Yen

Secara rinci, indeks dolar AS menguat, nilai tukar rupiah mengalami depresiasi sejak awal tahun di 5,37% secara ytd.

Hingga siang ini, nilai tukar rupiah bergerak di Rp16.210 per dolar AS. Rupiah hari ini dibuka pada level Rp16.205.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!