Sewenang-wenang Pecat Karyawan yang Bela Palestina, Google Digugat

Sabtu, 04 Mei 2024 - 16:05 WIB
Baca Juga: Gelombang Dukungan Kampus-Kampus Dunia terhadap Palestina, Dunia Barat Goyah?

"Kami dengan hati-hati mengonfirmasi dan menegaskan kembali bahwa setiap orang yang dipecat secara langsung dan pasti terlibat dalam gangguan di dalam gedung kami," kata Google dalam pernyataan resminya.

Zelda Montes, mantan karyawan Google yang ditangkap saat protes Proyek Nimbus, mengatakan Google memecat para pekerjanya untuk menekan pengorganisasian dan mengirim pesan kepada para pekerjanya bahwa perbedaan pendapat tidak akan ditoleransi.

Montes dalam pernyataan yang diberikan oleh No Tech For Apartheid, sebuah kelompok pengorganisasian yang berafiliasi dengan beberapa pekerja yang dipecat menilai bahwa Google berusaha menanamkan rasa takut pada karyawan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!