PLN EPI Inisiasi Program Budidaya Ternak Kambing Perah di Gunung Kidul
Minggu, 12 Mei 2024 - 13:24 WIB
Program budidaya ternak kambing perah ini dilakukan dengan menggandeng 50 warga yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Mulya, yang berlokasi di Kelurahan Gombang dan Gapoktan Asem Mulyo dari Karang Asem, Gunung Kidul, DIY. Berdasarkan pemetaan sosial di Kelurahan Gombang dan Karang Asem, program ini dinilai sangat potensial dilakukan mengingat adanya partisipasi dan antusiasme serta dukungan dari perangkat kelurahan dan warga dalam Pelatihan Budidaya Ternak Kambing Perah.
"Kelompok masyarakat yang terlibat telah memiliki bekal dalam pemeliharaan hewan ternak, untuk meningkatkan kemampuan para peternak, PLN EPI menggandeng Gapoktan Ngudi Makmur yang sudah sukses dalam budidaya kambing perah menjadi pemateri pelatihan," kata Iwan.
Dalam program ini, PLN EPI juga memberikan bantuan pembuatan kandang kambing komunal dan bibit kambing peranakan Etawa ber-SNI dengan usia ternak 1 tahun sebanyak 20 betina dan 1 jantan untuk dua gapoktan. Jenis kambing yang dibudidayakan ini, lanjut dia, memiliki beragam manfaat yaitu daging kambing, pupuk dari kotoran hewan dan susu kambing yang produksi hariannya bisa mencapai 1,5 liter.
Baca Juga: Deretan Negara yang Menentang dan Mendukung Keanggotaan Palestina di PBB
Produk susu kambing selain dikonsumsi dalam kondisi segar, juga dapat diolah menjadi susu bubuk, yogurt, sabun, dan ragam lainnya. Selain berkontribusi pada perekonomian masyarakat, program ini juga ditargetkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting di Kelurahan Gombang dan Karang Asem."Dukungan PLN ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang ada di masyarakat dan akhirnya dapat ikut meningkatkan manfaat pengembangan ternak kambing perah di lingkungan masyarakat sekitar," tuturnya.
"Kelompok masyarakat yang terlibat telah memiliki bekal dalam pemeliharaan hewan ternak, untuk meningkatkan kemampuan para peternak, PLN EPI menggandeng Gapoktan Ngudi Makmur yang sudah sukses dalam budidaya kambing perah menjadi pemateri pelatihan," kata Iwan.
Dalam program ini, PLN EPI juga memberikan bantuan pembuatan kandang kambing komunal dan bibit kambing peranakan Etawa ber-SNI dengan usia ternak 1 tahun sebanyak 20 betina dan 1 jantan untuk dua gapoktan. Jenis kambing yang dibudidayakan ini, lanjut dia, memiliki beragam manfaat yaitu daging kambing, pupuk dari kotoran hewan dan susu kambing yang produksi hariannya bisa mencapai 1,5 liter.
Baca Juga: Deretan Negara yang Menentang dan Mendukung Keanggotaan Palestina di PBB
Produk susu kambing selain dikonsumsi dalam kondisi segar, juga dapat diolah menjadi susu bubuk, yogurt, sabun, dan ragam lainnya. Selain berkontribusi pada perekonomian masyarakat, program ini juga ditargetkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting di Kelurahan Gombang dan Karang Asem."Dukungan PLN ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang ada di masyarakat dan akhirnya dapat ikut meningkatkan manfaat pengembangan ternak kambing perah di lingkungan masyarakat sekitar," tuturnya.
Lihat Juga :