Tekan Emisi Karbon, Pupuk Kaltim Revamping Pabrik Amonia Tertua
Rabu, 15 Mei 2024 - 23:41 WIB
President Director & CEO TRIPATRA, Raymond Naldi Rasfuldi mengatakan, kemitraan telah dimulai dan pemasangan tiang pancang perdana (first piling) di Bontang, Kalimantan Timur serta penandatanganan komitmen keselamatan (Safety Commitment Ceremony) sudah dilakukan pada tanggal 3 Mei 2024.
"Proyek ini merupakan komitmen kami untuk mendukung Pupuk Kaltim melakukan pembaruan pabrik tertua yang akan lebih efisien sehingga dapat menekan emisi karbon dan menerapkan teknologi ramah lingkungan, sejalan dengan mandat pemerintah Indonesia untuk mencapai net zero emission tahun 2060 dan menciptakan industri yang lebih hijau," ujar dia, Rabu (15/5/2024).
Raymond menyampaikan apresiasi karena dipercaya oleh PT Pupuk Kaltim dan juga PT Pupuk Indonesia melalui proyek Pembaruan Pabrik Amonia-2 ini.
"Dengan pemasangan tiang pancang perdanana proyek ini sudah memasuki tahap eksekusi. Semua perencanaan telah selesai dan sekarang kita mulai melaksanakan proses pembangunan. Dalam pelaksanaan pembangunan, kami senantiasa menerapkan standar keamanan tertinggi untuk menjamin keselamatan semua pihak yang terlibat dalam proyek ini,” kata Raymond.
Jika telah beroperasi penuh setelah revamping, Pabrik 2 ini diperkirakan bisa meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi konsumsi gas yang berdampak pada penurunan emisi CO2.
"Proyek ini merupakan komitmen kami untuk mendukung Pupuk Kaltim melakukan pembaruan pabrik tertua yang akan lebih efisien sehingga dapat menekan emisi karbon dan menerapkan teknologi ramah lingkungan, sejalan dengan mandat pemerintah Indonesia untuk mencapai net zero emission tahun 2060 dan menciptakan industri yang lebih hijau," ujar dia, Rabu (15/5/2024).
Raymond menyampaikan apresiasi karena dipercaya oleh PT Pupuk Kaltim dan juga PT Pupuk Indonesia melalui proyek Pembaruan Pabrik Amonia-2 ini.
"Dengan pemasangan tiang pancang perdanana proyek ini sudah memasuki tahap eksekusi. Semua perencanaan telah selesai dan sekarang kita mulai melaksanakan proses pembangunan. Dalam pelaksanaan pembangunan, kami senantiasa menerapkan standar keamanan tertinggi untuk menjamin keselamatan semua pihak yang terlibat dalam proyek ini,” kata Raymond.
Jika telah beroperasi penuh setelah revamping, Pabrik 2 ini diperkirakan bisa meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi konsumsi gas yang berdampak pada penurunan emisi CO2.
Lihat Juga :