OJK Buka Suara Efek Tewasnya Presiden Iran Ebrahim Raisi Terhadap Pasar Modal

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:58 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar mengatakan, bahwa kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi disebut tidak berpengaruh pada market. Foto/Dok
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) , Mahendra Siregar mengatakan, bahwa kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi disebut tidak berpengaruh pada market . Sementara itu Ia mengaku, pihaknya telah melakukan mitigasi pada konflik di Timur Tengah khususnya pada Gaza.

"Kalau yang kami sudah lakukan tidak khusus untuk itu adalah asesmen mengenai seberapa besar dampak dari perkembangan di Timur Tengah. Mulai dari Gaza, ketegangan di sana, itu kami sudah lihat risikonya, transmisi, dan lain-lain, nampaknya bisa relatif bisa kita mitigasi dengan baik," kata Mahendra di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/5/2024).



Baca Juga: Presiden Iran Ebrahim Raisi Tewas Kecelakaan Helikopter, Harga Minyak Mendidih

Mahendra mengutarakan, bahwa perekonomian Indonesia akan berdampak jika berhubungan dengan harga minyak. Dampak meninggalnya Presiden Iran Ebrahim Raisi, dikhawatirkan dapat menimbulkan gejolak ekonomi global khususnya harga minyak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!