Pilpres AS Bikin Rupiah Goyah, Hari Ini Berkutat di Level Rp15.748/USD
Selasa, 05 November 2024 - 16:05 WIB
loading...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) pada perdagangan hari ini ditutup masih berkutat di kisaran level Rp15.748 saat para pelaku pasar sebagian besar tetap menghindari risiko terkait pemilihan presiden AS. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup menguat tipis 4 poin atau 0,03% ke level Rp15.748 per dolar AS setelah sebelumnya melemah di posisi Rp15.753/USD.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan yang tipis ini berdasarkan para pelaku pasar sebagian besar tetap menghindari risiko sebelum pemilihan presiden AS yang melemahkan taruhan pada pemotongan suku bunga yang lebih dalam oleh The Fed, membuat para pedagang waspada dan berdampak terhadap kedigdayaan indeks dolar AS.
Baca Juga: Israel Bombardir Iran Selama Akhir Pekan Bikin Kurs Rupiah Keok ke Rp15.724/USD
“Selama pertemuan Federal Reserve minggu ini, The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, lebih kecil dari pemangkasan sebesar 50 basis poin yang dilakukan pada bulan September,” tulis Ibrahim dalam risetnya, Selasa (5/11/2024).
Pelemahan kurs rupiah juga terlihat pada data JISDOR BI (Bank Indonesia) yang pada hari ini tergelincir jatuh menjadi Rp15.766 per USD. Raihan tersebut lebih lemah dari sesi sebelumnya Rp15.751/USD.
Sebelumnya data penggajian nonpertanian dari hari Jumat juga menunjukkan sedikit penurunan di pasar tenaga kerja - tren yang memberi The Fed lebih banyak dorongan untuk terus memangkas suku bunga.
Pilpres AS memanas, Donald Trump dan Kamala Harris menuju pemilihan presiden yang ketat, jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan, dengan fokus terutama pada tujuh negara bagian medan pertempuran yang kemungkinan akan menentukan jalannya pemilihan. Pemungutan suara akan dimulai pada hari Selasa.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan yang tipis ini berdasarkan para pelaku pasar sebagian besar tetap menghindari risiko sebelum pemilihan presiden AS yang melemahkan taruhan pada pemotongan suku bunga yang lebih dalam oleh The Fed, membuat para pedagang waspada dan berdampak terhadap kedigdayaan indeks dolar AS.
Baca Juga: Israel Bombardir Iran Selama Akhir Pekan Bikin Kurs Rupiah Keok ke Rp15.724/USD
“Selama pertemuan Federal Reserve minggu ini, The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, lebih kecil dari pemangkasan sebesar 50 basis poin yang dilakukan pada bulan September,” tulis Ibrahim dalam risetnya, Selasa (5/11/2024).
Pelemahan kurs rupiah juga terlihat pada data JISDOR BI (Bank Indonesia) yang pada hari ini tergelincir jatuh menjadi Rp15.766 per USD. Raihan tersebut lebih lemah dari sesi sebelumnya Rp15.751/USD.
Sebelumnya data penggajian nonpertanian dari hari Jumat juga menunjukkan sedikit penurunan di pasar tenaga kerja - tren yang memberi The Fed lebih banyak dorongan untuk terus memangkas suku bunga.
Pilpres AS memanas, Donald Trump dan Kamala Harris menuju pemilihan presiden yang ketat, jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan, dengan fokus terutama pada tujuh negara bagian medan pertempuran yang kemungkinan akan menentukan jalannya pemilihan. Pemungutan suara akan dimulai pada hari Selasa.
Lihat Juga :