Orang Miskin Melonjak, FOI: 27% Anak Pergi Sekolah dengan Perut Kosong
Kamis, 20 Agustus 2020 - 19:35 WIB
Sebab itu pihaknya bergerak bersama untuk memerdekakan balita Indonesia dari rasa lapar, sehingga dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang tumbuh dan berkembang dengan baik. Presiden Direktur JNE Mohammad Feriadi mengatakan sejak 2018 JNE bersinergi dengan FOI dalam distribusi bantuan pangan.
Baca Juga: Edan, JNE Bakal Bisa Kirim Sebanyak 48 Ribu Paket Per Jam
Sejak itu, JNE terus berupaya turut berkontribusi memanfaatkan kapabilitas yang dimiliki untuk membantu mengirimkan berbagai bantuan pangan agar lebih luas lagi jangkauan areanya hingga ke seluruh pelosok Indonesia, termasuk mendukung gerakan aksi 1000 Bunda yang digalang oleh FOI. "Tentunya, JNE berharap kinerja yang dijalankan dan kerjasama seperti bersama FOI, maupun kolaborasi lainnya seperti bantuan APD untuk paramedis atau bantuan-bantuan lainnya, dapat memberikan manfaat maupun kebahagiaan kepada masyarakat, sesuai dengan semangat tagline connecting happiness," jelasnya.
Sementara itu, Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA, Lenny N. Rosalin mengungkapkan dukungan terhadap FOI untuk membantu masyarakat dalam mencari solusi melalui redistribusi makanan berlebih sebagai upaya membuka akses pangan bagi kelompok rentan, termasuk balita. Kerjasama antar lembaga sangat penting untuk memastikan konvergensi seluruh kegiatan terkait pencegahan stunting, utamanya untuk meningkatkan cakupan dan kualitas intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif pada kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan anak berusia 0-23 bulan atau 1.000 hari pertama kehidupan. “Sukses untuk FOI yang menginisiasi Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia," katanya.
Baca Juga: Edan, JNE Bakal Bisa Kirim Sebanyak 48 Ribu Paket Per Jam
Sejak itu, JNE terus berupaya turut berkontribusi memanfaatkan kapabilitas yang dimiliki untuk membantu mengirimkan berbagai bantuan pangan agar lebih luas lagi jangkauan areanya hingga ke seluruh pelosok Indonesia, termasuk mendukung gerakan aksi 1000 Bunda yang digalang oleh FOI. "Tentunya, JNE berharap kinerja yang dijalankan dan kerjasama seperti bersama FOI, maupun kolaborasi lainnya seperti bantuan APD untuk paramedis atau bantuan-bantuan lainnya, dapat memberikan manfaat maupun kebahagiaan kepada masyarakat, sesuai dengan semangat tagline connecting happiness," jelasnya.
Sementara itu, Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA, Lenny N. Rosalin mengungkapkan dukungan terhadap FOI untuk membantu masyarakat dalam mencari solusi melalui redistribusi makanan berlebih sebagai upaya membuka akses pangan bagi kelompok rentan, termasuk balita. Kerjasama antar lembaga sangat penting untuk memastikan konvergensi seluruh kegiatan terkait pencegahan stunting, utamanya untuk meningkatkan cakupan dan kualitas intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif pada kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan anak berusia 0-23 bulan atau 1.000 hari pertama kehidupan. “Sukses untuk FOI yang menginisiasi Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia," katanya.
(nng)
Lihat Juga :