G7 Bakal Semprot Bank China: Berhenti Bantu Rusia!
Senin, 10 Juni 2024 - 09:44 WIB
Baca Juga: Pengakuan Bos Bank Terbesar Rusia, Benarkah Sanksi Barat Mulai Terasa?
Namun yang menjadi fokus mereka disebutkan, bakal tertuju pada institusi yang lebih kecil, bukan bank-bank terbesar China. Negosiasi masih berlangsung tentang format dan isi peringatan yang tepat, serta bahasan keterlibatan diplomatik yang sedang berlangsung.
Gedung Putih belum menanggapi permintaan komentar terkait masalah tersebut, seperti dilansir Reuters. Departemen Keuangan AS tidak segera berkomentar, tetapi pejabat Departemen Keuangan telah berulang kali memperingatkan lembaga keuangan di Eropa dan China ataupun di tempat lain bahwa mereka bakal menghadapi sanksi karena membantu Rusia menghindari sanksi Barat.
Wakil penasihat keamanan nasional untuk ekonomi internasional, Daleep Singh mengatakan kepada Center for a New American Security minggu ini bahwa, ia mengharapkan para pemimpin G7 untuk menargetkan dukungan China terhadap ekonomi Rusia yang sekarang diorientasikan kembali di sekitar perang.
"Kekhawatiran kami adalah bahwa China semakin menjadi pabrik mesin perang Rusia. Anda dapat menyebutnya gudang otokrasi ketika Anda mempertimbangkan ambisi militer Rusia jelas mengancam keberadaan Ukraina, dan semakin banyak keamanan Eropa, NATO dan keamanan transatlantik," katanya.
Namun yang menjadi fokus mereka disebutkan, bakal tertuju pada institusi yang lebih kecil, bukan bank-bank terbesar China. Negosiasi masih berlangsung tentang format dan isi peringatan yang tepat, serta bahasan keterlibatan diplomatik yang sedang berlangsung.
Gedung Putih belum menanggapi permintaan komentar terkait masalah tersebut, seperti dilansir Reuters. Departemen Keuangan AS tidak segera berkomentar, tetapi pejabat Departemen Keuangan telah berulang kali memperingatkan lembaga keuangan di Eropa dan China ataupun di tempat lain bahwa mereka bakal menghadapi sanksi karena membantu Rusia menghindari sanksi Barat.
Wakil penasihat keamanan nasional untuk ekonomi internasional, Daleep Singh mengatakan kepada Center for a New American Security minggu ini bahwa, ia mengharapkan para pemimpin G7 untuk menargetkan dukungan China terhadap ekonomi Rusia yang sekarang diorientasikan kembali di sekitar perang.
"Kekhawatiran kami adalah bahwa China semakin menjadi pabrik mesin perang Rusia. Anda dapat menyebutnya gudang otokrasi ketika Anda mempertimbangkan ambisi militer Rusia jelas mengancam keberadaan Ukraina, dan semakin banyak keamanan Eropa, NATO dan keamanan transatlantik," katanya.
Lihat Juga :