Rusia Balas Sanksi Baru AS, Putin Bekukan Dolar dan Euro di Bursa Moskow

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:47 WIB
Departemen Keuangan AS pada Rabu (13/6/2024) meluncurkan paket sanksi baru terhadap Rusia, yang menargetkan infrastruktur keuangan dasar negara tersebut. Saat mengumumkan paket tersebut, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengklaim Rusia telah sepenuhnya bertransisi menjadi ekonomi perang dan sekarang sangat terisolasi dari sistem keuangan internasional.

"Tindakan hari ini menyerang jalan yang tersisa bagi mereka untuk mendapatkan material dan peralatan internasional, termasuk ketergantungan mereka pada pasokan penting dari negara ketiga," tegas Yellen.

Baca Juga: Intelijen Ukraina: Putin Sangat Marah setelah 2 Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Diserang

Selain MOEX, paket sanksi ini juga menyasar dua anak perusahaannya, yaitu National Clearing Center (NCC) dan National Settlement Depository (NSD). Penangguhan perdagangan dolar dan euro di platform ini, yang telah berkembang pesat akhir-akhir ini, mulai berlaku pada hari Kamis.

MOEX melaporkan bahwa aktivitas investor swasta mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di bulan Februari dengan total 4,1 juta orang yang melakukan transaksi di platform ini. Bulan lalu, total volume perdagangan di seluruh pasar platform ini mencapai 126,7 triliun rubel atau USD1,4 triliun meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 94,2 triliun rubel atau sekitar USD1 triliun.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!