Demi Relokasi Pabrik Investor Asing ke Batang, BKPM: Lahan Disiapkan
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 18:15 WIB
Kebutuhan infrastruktur pendukung di dalam maupun di luar KIT Batang dikejar untuk segera diselesaikan. Menurut Ikmal, Pemerintah Kabupaten Batang dan konsorsium KIT Batang benar-benar bergerak cepat dan agresif mempercepat pembangunan tersebut. Salah satu yang dikebut yaitu pembangunan jalan penghubung dari jalur keluar (exit toll) ke KIT Batang dan jalan utama kawasan yang dimulai bulan Agustus 2020.
(Baca Juga: Tampung Relokasi Pabrik dari Investor Asing, Promo Gencar Kawasan Industri Batang )
“Dengan dukungan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemkab Batang dan konsorsium, jalur keluar (exit toll) sementara di kilometer 372 telah dibuat, sambil menunggu pembangunan jalur keluar permanen simpang susun pada bulan September 2020,” imbuh Ikmal.
Sementara fasilitas lainnya seperti jaringan pipa gas antara Cirebon-Semarang (Cisem) akan mulai konstruksinya pada akhir September 2020, dengan target penyelesaian dalam waktu 6-12 bulan. Diperkirakan aliran gas oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) siap didistribusikan pada akhir tahun 2021 atau awal 2022. Sementara itu suplai listrik di KIT Batang disiapkan dari PLTU Batang 2x1000 MW.
“Kami rencanakan kawasan ini siap dibangun oleh calon investor pada awal tahun 2021. Melihat dukungan pemerintah pusat dan pemda untuk mempercepat proses perizinan dan kesiapan konsorsium mengeksekusi di lapangan, kami optimistis target tersebut akan tercapai. Atau bahkan bisa lebih cepat,” kata Ikmal.
(Baca Juga: Tampung Relokasi Pabrik dari Investor Asing, Promo Gencar Kawasan Industri Batang )
“Dengan dukungan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemkab Batang dan konsorsium, jalur keluar (exit toll) sementara di kilometer 372 telah dibuat, sambil menunggu pembangunan jalur keluar permanen simpang susun pada bulan September 2020,” imbuh Ikmal.
Sementara fasilitas lainnya seperti jaringan pipa gas antara Cirebon-Semarang (Cisem) akan mulai konstruksinya pada akhir September 2020, dengan target penyelesaian dalam waktu 6-12 bulan. Diperkirakan aliran gas oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) siap didistribusikan pada akhir tahun 2021 atau awal 2022. Sementara itu suplai listrik di KIT Batang disiapkan dari PLTU Batang 2x1000 MW.
“Kami rencanakan kawasan ini siap dibangun oleh calon investor pada awal tahun 2021. Melihat dukungan pemerintah pusat dan pemda untuk mempercepat proses perizinan dan kesiapan konsorsium mengeksekusi di lapangan, kami optimistis target tersebut akan tercapai. Atau bahkan bisa lebih cepat,” kata Ikmal.
Lihat Juga :