Menteri ESDM Resmikan Rumah Ibadah PT Ceria di Kolaka
Rabu, 03 Juli 2024 - 11:38 WIB
Pada kesempatan itu, Genaral Manager (GM) Site Operations PT Ceria Nugraha Indotama, Wahyu Maradona menjelaskan bahwa pusat peribadatan ini didedikasikan untuk mendukung kesuksesan dan kemaslahatan Proyek Strategis Nasional (PSN) smelter ‘Merah Putih’ PT Ceria Nugraha Indotama baik pada aspek keagamaan, spiritual maupun nilai-nilai Environment, Social dan Governance (ESG).
"Kedua Masjid ini adalah ungkapan rasa syukur Insan Ceria atas Nikmat, Lindungan, Karunia serta keberkahan yang senantiasa Allah SWT limpahkan kepada Insan Ceria dalam melewati proses perjalanan panjang, terjal penuh tantangan yang telah dilalui, sehingga PT Ceria Nugraha Indotama dapat terus berikhtiar sampai hari ini dan Insya Allah berkelanjutan kedepan," ungkapnya.
"Berangkat dari cerminan tujuan tersebut, kehadiran PT Ceria Nugraha Indotama diharapkan dapat terus berkontribusi dan membawa manfaat bagi Bangsa dan Negara serta menjadi kemaslahatan bagi masyarakat Indonesia, khususnya disekitar Wilayah IUP PT Ceria Nugraha Indotama," sambungnya.
Wahyu menjelaskan, kedua masjid ini memiliki makna filosofis berbeda. Masjid An Naml Ceria, masjid pertama yang berdiri di wilayah IUP PT Ceria Nugraha Indotama, dibangun pada tahun 2021 di atas lahan seluas 143 meter persegi dan mulai difungsikan pada tahun 2022 dengan kapasitas 100 jamaah. Nama "An Naml" diambil dari Surah ke-27 dalam Kitab Suci Al Quran, yang berarti "semut". Dalam Surah An Naml ini, Allah SWT mengajarkan kepada manusia untuk dapat mengambil hikmah dari kehidupan semut.
"Semut adalah hewan yang hidup berkelompok, memiliki kerapihan, kedisiplinan, kekompakan serta memiliki organisasi yang baik agar tidak terinjak oleh bala tentara Nabi Sulaiman yang akan melintas. Allah SWT dalam surah ini juga mengingatkan kepada manusia agar mencukupkan kebutuhan sehari-hari dalam berusaha dan mementingkan kemasalahatan bersama. Inilah yang menjadi salah satu tujuan dan pedoman utama insan Ceria dalam mengimplementasikan visi dan misi PT Ceria Nugraha Indotama," ungkapnya.
Baca Juga: Tok! Tarif Listrik Triwulan III/2024 Diputuskan Tidak Naik
"Kedua Masjid ini adalah ungkapan rasa syukur Insan Ceria atas Nikmat, Lindungan, Karunia serta keberkahan yang senantiasa Allah SWT limpahkan kepada Insan Ceria dalam melewati proses perjalanan panjang, terjal penuh tantangan yang telah dilalui, sehingga PT Ceria Nugraha Indotama dapat terus berikhtiar sampai hari ini dan Insya Allah berkelanjutan kedepan," ungkapnya.
"Berangkat dari cerminan tujuan tersebut, kehadiran PT Ceria Nugraha Indotama diharapkan dapat terus berkontribusi dan membawa manfaat bagi Bangsa dan Negara serta menjadi kemaslahatan bagi masyarakat Indonesia, khususnya disekitar Wilayah IUP PT Ceria Nugraha Indotama," sambungnya.
Wahyu menjelaskan, kedua masjid ini memiliki makna filosofis berbeda. Masjid An Naml Ceria, masjid pertama yang berdiri di wilayah IUP PT Ceria Nugraha Indotama, dibangun pada tahun 2021 di atas lahan seluas 143 meter persegi dan mulai difungsikan pada tahun 2022 dengan kapasitas 100 jamaah. Nama "An Naml" diambil dari Surah ke-27 dalam Kitab Suci Al Quran, yang berarti "semut". Dalam Surah An Naml ini, Allah SWT mengajarkan kepada manusia untuk dapat mengambil hikmah dari kehidupan semut.
"Semut adalah hewan yang hidup berkelompok, memiliki kerapihan, kedisiplinan, kekompakan serta memiliki organisasi yang baik agar tidak terinjak oleh bala tentara Nabi Sulaiman yang akan melintas. Allah SWT dalam surah ini juga mengingatkan kepada manusia agar mencukupkan kebutuhan sehari-hari dalam berusaha dan mementingkan kemasalahatan bersama. Inilah yang menjadi salah satu tujuan dan pedoman utama insan Ceria dalam mengimplementasikan visi dan misi PT Ceria Nugraha Indotama," ungkapnya.
Baca Juga: Tok! Tarif Listrik Triwulan III/2024 Diputuskan Tidak Naik
Lihat Juga :