Penjualan Mobil Baru Macet, Kemenperin Usul Insentif Pajak

Rabu, 10 Juli 2024 - 19:27 WIB
Penjualan mobil baru stagnan dalam 10 tahun terakhir. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo mengungkapkan data bahwa penjualan mobil baru di domestik dalam 10 tahun terakhir hanya berada di level 1 juta unit. Terbaru, pada 2023 penjualan mobil baru hanya mencapai 1.005.802 unit. Data ini mencerminkan bahwa penjualan unit mobil baru mengalami stagnan.

Plt. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Putu Juli Ardika, mengungkap setidaknya ada dua faktor penyebab penjualan mobil domestik stagnan.



Pertama, daya beli masyarakat yang menurun. Pendapatan masyarakat saat ini dengan harga mobil baru memiliki gap yang sangat lebar. Imbasnya, masyarakat tidak mampu untuk membeli mobil baru.

"Kalau dulu 2014 gap harga mobil dengan pendapatan masyarakat sekitar Rp 15 juta, tetapi di tahun 2023 kemarin gapnya sudah Rp 30 juta," tutur Putu dalam Diskusi Solusi Mengatasi Stagnasi Pasar Mobil, Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Baca Juga: Penjualan Mobil Tesla Tetap Tidak Naik Walau Harga Turun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!