Gelombang Kebangkrutan Hantam Inggris, 2.361 Perusahaan Lenyap dalam Sekejap

Minggu, 21 Juli 2024 - 11:10 WIB
Baca Juga: Tren PHK Menjamur di ASEAN, Pemerintah Diminta Cepat Tanggap

Suku bunga pada tingkat yang tidak pernah terjadi di Inggris selama lebih dari satu dekade mendorong naiknya biaya pinjaman bersamaan dengan inflasi tinggi, lemahnya kepercayaan konsumen dan meningkatnya biaya operasional yang berdampak besar pada neraca keuangan perusahaan.

"Penurunan suku bunga saat ini mungkin tidak akan terjadi hingga akhir tahun ini, meskipun masih ada harapan penurunan di bulan Agustus," kata Supperstone, dikutip dari Russia Today, Minggu (21/7/2024).

Baca Juga: Mengapa Bangladesh Menghadapi Kerusuhan Massal? Berikut 8 Pemicunya

Laporan itu menyebutkan, kebangkrutan bisnis di Inggris telah meningkat sejak penghapusan langkah-langkah dukungan yang dilakukan pemerintah Inggris selama Covid-19 dan sekarang jauh di atas tingkat yang terdaftar sebelum pandemi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!