Harga Logam Tanah Jarang Ambles, Pendapatan Penambang Ikut Menyusut

Rabu, 24 Juli 2024 - 09:33 WIB
Lynas Rare Earths membukukan penurunan pendapatan kuartalan usai terimbas menyusutnya produksi pada fasilitas Kalgoorlie di Australia Barat dan rendahnya harga dasar logam tanah jarang. Foto/Dok Reuters
JAKARTA - Lynas Rare Earths membukukan penurunan pendapatan kuartalan usai terimbas menyusutnya produksi pada fasilitas Kalgoorlie di Australia Barat dan rendahnya harga dasar logam tanah jarang (Rare Earths). Sentimen tersebut mengirim saham Lynas menyentuh level terendah dalam lebih dari tiga bulan.

Baca Juga: Norwegia Temukan Harta Karun Tanah Jarang Terbesar di Eropa



Saham penambang tanah jarang itu turun sebanyak 2,8% menjadi 5,880 dolar Australia, atau terperosok hingga level terendah sejak 11 April. Operasi Lynas di Malaysia juga mengalami penutupan karena ada pemeliharaan selama periode yang dilaporkan, dimana menurut penambang tanah jarang itu bakal memakan waktu lebih dari sebulan.

Baca Juga: Selain Minyak, BRICS Sumbang 72% Logam Tanah Jarang di Dunia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!