Pemerintah Was-was Soal Ancaman Resesi AS hingga IHSG Rontok 3,4%
Senin, 05 Agustus 2024 - 19:41 WIB
Airlangga juga mewaspadai terkait ancaman resesi AS. Dia mengakui resesi AS akan memicu keluarnya aliran modal dari pasar domestik ke AS (capital flight). Mengingat tingkat suku bunga domestik masih lebih tinggi dari laju inflasi.
"Terkait dengan AS tentu kita terus monitor. Namun, kita juga tahu bahwa kita harus menjaga supaya tidak terjadi capital flight akibat perbedaan tingkat suku bunga di Indonesia maupun di negara lain termasuk dolar AS," jelasnya.
Baca Juga: Anjlok 3,40%, IHSG Ditutup di Level 7.059
Oleh karena itu, pihaknya berharap tingkat suku bunga Bank Sentral atau The Fed dapat diturunkan pada kuartal IV-2024 mendatang. "Tentu kalau kita lihat tingkat suku bunga kita dibandingkan inflasi gap-nya agak tinggi," pungkas Airlangga.
"Terkait dengan AS tentu kita terus monitor. Namun, kita juga tahu bahwa kita harus menjaga supaya tidak terjadi capital flight akibat perbedaan tingkat suku bunga di Indonesia maupun di negara lain termasuk dolar AS," jelasnya.
Baca Juga: Anjlok 3,40%, IHSG Ditutup di Level 7.059
Oleh karena itu, pihaknya berharap tingkat suku bunga Bank Sentral atau The Fed dapat diturunkan pada kuartal IV-2024 mendatang. "Tentu kalau kita lihat tingkat suku bunga kita dibandingkan inflasi gap-nya agak tinggi," pungkas Airlangga.
(nng)
Lihat Juga :