Makan Bergizi Gratis, Indef: Jika Dihitung Seperti Bangun IKN Hampir Rp500 triliun

Minggu, 18 Agustus 2024 - 14:58 WIB
"Nah menurut saya setelah pelantikan Pak Prabowo ini perlu menjelaskan lagi janjinya. Utamanya mengenai makan bergizi gratis agar karena saya yakin masyarakat menanti penjelasan program ini ya. Untuk memberikan kejelasan dan ini penting juga untuk mendapatkan trust awal dari publik dan pasar," kata Ariyo.

Penjelasan tersebut dinilai penting oleh Indef karena proses perencanaan seperti apa perlu dijelaskan. Sehingga proses perencanaan program Makan Bergizi Gratis yang saat ini sedang berlangsung menjadi sangat penting dan bagaimana memberikan pengingat kondisi fiskal juga ekonomi domestik masyarakat yang penuh tekanan.

"Kita baru minggu lalu pemerintah menaikkan harga BBM. Kemudian ada PHK massal juga. Jadi kondisi ekonomi memang penuh tekanan ya," ujar Ariyo.

"Sehingga menurut saya nanti ketika dilantik Pak Prabowo perlu menyampaikan ini. Serta masyarakat menanti ya dan pelaksanaanya nanti mudah sekali disoroti dan dinilai oleh masyarakat ya," imbuhnya.

Ariyo melanjutkan, selain ketersediaan fiskal, perlu juga penjelasan terkait kualitas makanan serta penyajian. Di sisi lain juga bagaimana makanan ini dimasak menjadi penting.

"Apakah dengan, maksud saya skema-nya apakah dengan pihak ketiga gitu. Atau dengan dapur umum yang seperti ditulis di RAPBN ya. Tentu ketika dapur umum ini persiapan infrastruktur dan juga higienitas di lapangan ini perlu diperhatikan juga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!