Setop Ekspor ke Israel, Negara Ini Tak Ingin Batu Baranya Dipakai untuk Membuat Bom
Selasa, 20 Agustus 2024 - 07:59 WIB
Mengutip dokumen yang diterbitkan di situs web kepresidenan pada hari Minggu (18/4) menyatakan, bahwa keputusan itu dibuat berdasarkan "situasi kemanusiaan yang muncul di Palestina setelah operasi militer yang dilakukan oleh Israel setelah 7 Oktober 2023."
Baca Juga: Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel karena Genosida Gaza
Laporan itu merujuk pada data baru-baru ini oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, yang mengungkap bahwa "32.333 warga Palestina telah meninggal dunia, 9.000 di antaranya adalah wanita dan 13.000 adalah anak-anak,".
Selanjutnya ada "1,1 juta orang mengalami kerawanan pangan; dan 1,7 juta orang terpaksa mengungsi dari wilayah mereka," sejak awal konflik Israel-Palestina.
Dekrit pelarangan ekspor batu bara oleh Kolombia ke Israel berlaku lima hari setelah publikasi dan akan tetap berlaku "sampai perintah sementara yang dikeluarkan oleh Mahkamah Internasional dalam Proses penerapan Konvensi Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida di Jalur Gaza sepenuhnya dipatuhi."
Baca Juga: Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel karena Genosida Gaza
Laporan itu merujuk pada data baru-baru ini oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, yang mengungkap bahwa "32.333 warga Palestina telah meninggal dunia, 9.000 di antaranya adalah wanita dan 13.000 adalah anak-anak,".
Selanjutnya ada "1,1 juta orang mengalami kerawanan pangan; dan 1,7 juta orang terpaksa mengungsi dari wilayah mereka," sejak awal konflik Israel-Palestina.
Dekrit pelarangan ekspor batu bara oleh Kolombia ke Israel berlaku lima hari setelah publikasi dan akan tetap berlaku "sampai perintah sementara yang dikeluarkan oleh Mahkamah Internasional dalam Proses penerapan Konvensi Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida di Jalur Gaza sepenuhnya dipatuhi."
Lihat Juga :