Kapal Tanker Diserang Houthi, 1 Juta Barel Minyak AS Terancam Tumpah ke Laut

Rabu, 28 Agustus 2024 - 17:40 WIB
Houthi dengan dukungan Iran, yang menguasai sebagian besar Yaman, mengatakan mereka telah menyerang kapal-kapal di Laut Merah selama 10 bulan sebagai upaya mendukung Palestina dalam perang antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

Baca Juga: IMF: Krisis Laut Merah Belum Berdampak Signifikan pada Ekonomi Global

Pemberontak Houthi Yaman dilaporkan telah menenggelamkan dua kapal dan menewaskan setidaknya dua anggota awak kapal dalam kurun waktu tersebut. Houthi menerangkan, hanya menargetkan kapal yang terkait dengan Israel, AS atau Inggris.

Sounion pertama kali terkena tembakan dari dua kapal kecil pada Rabu lalu, kemudian dihantam oleh tiga proyektil tak dikenal, yang memicu kebakaran dan meninggalkan kapal tanpa tenaga mesin, kata kantor Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO).

25 awaknya diselamatkan oleh kapal perang Eropa sehari kemudian dan diangkut ke Djibouti. Kapal tanker minyak itu kemudian diserang lagi, dimana Houthi memposting video yang kabarnya menunjukkan mereka membakarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!