Co-Firing PLTU Bengkayang, PLN EPI Manfaatkan Limbah Serbuk Gergaji

Kamis, 29 Agustus 2024 - 20:56 WIB
Manager Operasi dan Manajemen Stakeholder Wilayah 8 PLN EPI Slamet Febriyanto mengungkapkan, uji coba co-firing di PLTU Bengkayang ini telah dilaksanakan pada 24-26 Juli. Sebelum dimanfaatkan untuk co-firing, sawdust hanya menjadi limbah terbuang di Kalimantan yang memenuhi area kerja yang mengurangi ruang kerja dan produktivitaspabrik penggergajian kayu (sawmill).

Baca Juga: Amnesty Desak UE Hormati ICJ dan Setop Perdagangan dengan Israel

"Untuk mengurangi timbunan, sawdust ini sebelumnya dimusnahkan dengan dibakar sehingga justru menimbulkan dampak polusi dan emisi. Kini, kami PLN EPI bersama mitra sebaliknya mencoba memberdayakan masyarakat dengan memanfaatkan limbah ini menjadi produk co-firing yang bernilai lebih," ujar Febri.

Dia mengatakan, pemanfaatan sebuk gergai atau sawdust sebagai biomassa ini tak hanya akan mengurangi polusi dan emisi karbon, tapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Barat.

"Terdapat 17 titik di sekitar PLTU Bengkayang yang mampu menyerap 3 orang tenaga kerja baru per titik dalam proses pengumpulan dan proses loading-unloading. Pengumpulan sawdust yang berlanjut saat ini sudah menyerap sekitar 50 tenaga kerja," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!