Dana Bergulir Mampukan Koperasi Buana Jaya Berkarya Sulteng Bersaing dalam Perekonomian Nasional
Senin, 02 September 2024 - 16:19 WIB
Hartono menjelaskan, pinjaman tersebut diperuntukkan bagi pengembangan dan peningkatan usaha koperasi. Suntikan permodalan dari LPDB-KUMKM menjadi pilihan terbaik apabila dibandingkan lembaga pembiayaan lain. Hal ini dikarenakan proses sejak pengajuan hingga pencairan dana bergulir tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.
“Selain itu, dalam proses pencairannya bisa dilakukan di tempat domisili koperasi berada, sehingga menghemat biaya dan waktu karena tidak perlu datang ke kantor pusat LPDB-KUMKM di Jakarta. Hal itu sangat membantu dan memangkas biaya, khususnya bagi koperasi-koperasi yang baru berkembang,” tutur Hartono.
Bekat guliran dana LPDB-KUMKM, Hartono melanjutkan, Koperasi Konsumen Buana Jaya Berkarya mengalami dampak positif dan signifikan, khususnya dari usaha penjualan pakan ternak dan barang elektronik. Modal tersebut mendongkrak pendapatan (omzet) dan meningkatkan aset koperasi.
“Ke depan, koperasi berencana menambah sumber dana dengan mengajukan kembali pinjaman ke LPDB-KUMKM. Selain usaha simpan pinjam, penjualan pakan ternak, barang elektronik dan furniture, usaha produktif lainnya seperti peternakan ayam petelur akan segera dikembangkan dalam waktu dekat dan diharapkan dapat mengalami kemajuan pesat seperti usaha-usaha lainnya,” papar Hartono.
Selain dukungan permodalan LPDB-KUMKM, kata Hartono, perkembangan teknologi banyak membantu koperasi dalam melayani anggota. Dengan hadirnya 'Sakti Mandiri', aplikasi digital yang digunakan Koperasi Konsumen Buana Jaya Berkarya diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan mendorong koperasi untuk maju dan bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya.
“Selain itu, dalam proses pencairannya bisa dilakukan di tempat domisili koperasi berada, sehingga menghemat biaya dan waktu karena tidak perlu datang ke kantor pusat LPDB-KUMKM di Jakarta. Hal itu sangat membantu dan memangkas biaya, khususnya bagi koperasi-koperasi yang baru berkembang,” tutur Hartono.
Bekat guliran dana LPDB-KUMKM, Hartono melanjutkan, Koperasi Konsumen Buana Jaya Berkarya mengalami dampak positif dan signifikan, khususnya dari usaha penjualan pakan ternak dan barang elektronik. Modal tersebut mendongkrak pendapatan (omzet) dan meningkatkan aset koperasi.
“Ke depan, koperasi berencana menambah sumber dana dengan mengajukan kembali pinjaman ke LPDB-KUMKM. Selain usaha simpan pinjam, penjualan pakan ternak, barang elektronik dan furniture, usaha produktif lainnya seperti peternakan ayam petelur akan segera dikembangkan dalam waktu dekat dan diharapkan dapat mengalami kemajuan pesat seperti usaha-usaha lainnya,” papar Hartono.
Selain dukungan permodalan LPDB-KUMKM, kata Hartono, perkembangan teknologi banyak membantu koperasi dalam melayani anggota. Dengan hadirnya 'Sakti Mandiri', aplikasi digital yang digunakan Koperasi Konsumen Buana Jaya Berkarya diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan mendorong koperasi untuk maju dan bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya.
Lihat Juga :