Jokowi Lantik Gus Ipul Jadi Mensos, Ekonom Ingatkan Nasib Miris Kelas Menengah
Rabu, 11 September 2024 - 12:55 WIB
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menyebut, Menteri Sosial baru harus membuat rencana perluasan bansos tunai untuk disalurkan bagi kelas menengah rentan. Program ini dipandang penting karena jumlah kelas menengah di Indonesia kian merosot.
"PR Mensos baru, Mensos bisa mulai siapkan rencana perluasan bansos tunai ke kelas menengah rentan," ujar Bhima saat dihubungi, Rabu (11/9/2024).
Merosotnya jumlah kelas menengah di dalam negeri berisiko tinggi terhadap perlambatan konsumsi rumah tangga. Kondisi itu akan mengganggu pertumbuhan makro ekonomi nasional.
Saat ini, kelas menengah di Indonesia turun level menjadi kelas menengah bawah atau aspiring middle class (AMC). Padahal, kelompok dalam hierarki sosial ekonomi tersebut punya peran besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Setidaknya, ada lima aspek yang mendorong kelompok menengah bawah. Bhima menyebut, lemahnya industri manufaktur menjadi faktor utama. Hampir sebagian besar kinerja manufaktur pada kuartal ke II/2024 mengalami tekanan, terutama padat karya.
"PR Mensos baru, Mensos bisa mulai siapkan rencana perluasan bansos tunai ke kelas menengah rentan," ujar Bhima saat dihubungi, Rabu (11/9/2024).
Merosotnya jumlah kelas menengah di dalam negeri berisiko tinggi terhadap perlambatan konsumsi rumah tangga. Kondisi itu akan mengganggu pertumbuhan makro ekonomi nasional.
Saat ini, kelas menengah di Indonesia turun level menjadi kelas menengah bawah atau aspiring middle class (AMC). Padahal, kelompok dalam hierarki sosial ekonomi tersebut punya peran besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Setidaknya, ada lima aspek yang mendorong kelompok menengah bawah. Bhima menyebut, lemahnya industri manufaktur menjadi faktor utama. Hampir sebagian besar kinerja manufaktur pada kuartal ke II/2024 mengalami tekanan, terutama padat karya.
Lihat Juga :