Terungkap, Minyak Rusia Rp30,3 Triliun Masih Mengalir ke Barat
Jum'at, 20 September 2024 - 08:30 WIB
Baca Juga: Uni Eropa Menderita Kehilangan Energi Rusia, Mantan Bos Bank Sentral Buka Suara
"Negara-negara G7+ telah menunjukkan sedikit keinginan atau kemauan politik untuk mengatasi celah penyulingan dan menghentikannya sejak awal invasi skala penuh Rusia ke Ukraina. Sementara itu celah menjadi tidak terkendali, negara-negara G7+ sebenarnya telah meningkatkan impor mereka dari negara-negara non-sanksi, mengambil keuntungan dari situasi dengan hanya mengalihkan pemasok mereka dari Rusia ke negara ketiga yang pada dasarnya berfungsi sebagai pedagang perantara Rusia," kata para peneliti.
Ini bukan pertama kalinya Rusia menggunakan mitra dagangnya untuk tetap menyalurkan produk energi ke Barat. Penyulingan India, misalnya menyalurkan sekitar 89.000 barel bensin dan solar per hari ke New York, terungkap dalam data analisis Kpler 2023.
Pembeli minyak Rusia di Asia, bagaimanapun mulai mengalami kemunduran dalam beberapa bulan terakhir, dengan pengiriman minyak mentah Rusia ke benua itu turun sekitar 10% sejak musim semi. Hal ini enurut data Argus Media yang dikutip oleh Bloomberg.
Turki menjadi "pasar jarak pendek" terakhir yang tersisa untuk minyak Rusia yang dikirim dari pelabuhan baratnya. Dimana mereka mengambil sekitar 210.000 barel minyak mentah Rusia per hari pada bulan lalu.
"Negara-negara G7+ telah menunjukkan sedikit keinginan atau kemauan politik untuk mengatasi celah penyulingan dan menghentikannya sejak awal invasi skala penuh Rusia ke Ukraina. Sementara itu celah menjadi tidak terkendali, negara-negara G7+ sebenarnya telah meningkatkan impor mereka dari negara-negara non-sanksi, mengambil keuntungan dari situasi dengan hanya mengalihkan pemasok mereka dari Rusia ke negara ketiga yang pada dasarnya berfungsi sebagai pedagang perantara Rusia," kata para peneliti.
Ini bukan pertama kalinya Rusia menggunakan mitra dagangnya untuk tetap menyalurkan produk energi ke Barat. Penyulingan India, misalnya menyalurkan sekitar 89.000 barel bensin dan solar per hari ke New York, terungkap dalam data analisis Kpler 2023.
Pembeli minyak Rusia di Asia, bagaimanapun mulai mengalami kemunduran dalam beberapa bulan terakhir, dengan pengiriman minyak mentah Rusia ke benua itu turun sekitar 10% sejak musim semi. Hal ini enurut data Argus Media yang dikutip oleh Bloomberg.
Turki menjadi "pasar jarak pendek" terakhir yang tersisa untuk minyak Rusia yang dikirim dari pelabuhan baratnya. Dimana mereka mengambil sekitar 210.000 barel minyak mentah Rusia per hari pada bulan lalu.
Lihat Juga :