Alarm Bahaya Ekonomi China Berbunyi, Goldman Sachs: Intervensi Beijing Tak Membantu

Selasa, 24 September 2024 - 21:38 WIB
"Meskipun kebijakan makro sudah mulai mereda, mereka terlalu lambat. Akibatnya, ekonomi China menghadapi lebih banyak tantangan hari ini daripada beberapa bulan yang lalu karena kepercayaan terus terkikis," kata para analis dalam catatannya.

Analis juga mengutarakan, kebijakan moneter, fiskal, dan perumahan China yang lambat dan bertahap dari tahun lalu telah menciptakan siklus pelemahan lebih lanjut ke depan.

Baca Juga: Angka pengangguran Anak Muda China Meningkat 17% di Juli 2024, Ini Penyebabnya

Mereka menunjuk secara khusus pada dorongan efisiensi China di bidang manufaktur, yang mendorong penguatan ekspor tetapi kemungkinan merugikan pasar tenaga kerja karena jumlah pekerjaan yang diciptakan oleh PDB cenderung turun.

"Baik untuk kebijakan struktural maupun siklus, kecepatan implementasi sama pentingnya dengan arah kebijakan ini. Mendorong manufaktur dan otomatisasi berteknologi tinggi terlalu cepat tanpa memperkuat dukungan terhadap pengangguran dapat menyebabkan tekanan pasar tenaga kerja," jelas para analis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!