Emoh Campakkan Dolar, 1 Anggota BRICS Membelot ke AS

Rabu, 09 Oktober 2024 - 09:28 WIB
Oleh karena itu, India akan membayar dengan mata uang lokal untuk anggota-anggota BRICS seperti Rusia dan China, antara lain, dan bukan dengan dolar AS. Dengan negara-negara lain, USD akan menjadi cara pembayaran pertama.

"Apa yang akan saya sampaikan adalah kekhawatiran yang wajar di sana. Kami sering kali memiliki mitra dagang yang tidak memiliki dolar untuk diambil. Jadi, kami sekarang harus melihat apakah kami tidak melakukan transaksi dengan mereka atau apakah kami menemukan beberapa penyelesaian yang berhasil. Jadi, tidak ada, saya dapat mengatakan niat jahat terhadap dolar AS dalam bisnis. Kami mencoba untuk melakukan bisnis kami," kata Jaishankar, dilansir dari Watcher Guru, Rabu (9/10/2024).

Baca Juga: Eks Jenderal AS: Israel Tak Miliki Kemampuan Khusus Jangkau Nuklir Iran

Pernyataan Menteri Luar Negeri ini muncul ketika India bersiap untuk menghadiri pertemuan BRICS. "Kami tidak pernah secara aktif menargetkan dolar AS. Hal ini bukanlah bagian dari kebijakan ekonomi atau kebijakan politik atau strategis kami. Beberapa negara lain mungkin pernah melakukannya,” ungkapnya. Sementara, KTT BRICS ke-16 dijadwalkan akan berlangsung di wilayah Kazan, Rusia pada 22-24 Oktober 2024.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!