Sri Mulyani Belum Lempar Handuk, Klaim Daya Tahan Ekonomi RI Terjaga
Jum'at, 28 Agustus 2020 - 15:31 WIB
"Kita juga merealokasi anggara di Kementerian untuk kita fokuskan ke kesehatan," jelas mantan direktur bank dunia tersebut.
Kata dia, pemerintah sudah menyasar 29 juta masyarakat atau 40% kelompok miskin melalui berbagai program bantuan sosial. Tujuannya agar daya beli kelompok ini tetap terjaga dan berdampak pada perekonomian nasional.
(Baca Juga: Resesi di Depan Mata, Sri Mulyani: Jangan Menyerah Dulu! )
"Jadi kalau dari resources APBN 2020, sudah banyak untuk dorong konsumsi dan investasi. Instrumen kita gunakan semua, dari insentif pajak, belanja tambahan, sampai penempatan dana. Kita berharap daya tahan Indonesia cukup tetap terjaga walaupun tekanan tetap ada karena COVID-nya masih ada," tandasnya.
Kata dia, pemerintah sudah menyasar 29 juta masyarakat atau 40% kelompok miskin melalui berbagai program bantuan sosial. Tujuannya agar daya beli kelompok ini tetap terjaga dan berdampak pada perekonomian nasional.
(Baca Juga: Resesi di Depan Mata, Sri Mulyani: Jangan Menyerah Dulu! )
"Jadi kalau dari resources APBN 2020, sudah banyak untuk dorong konsumsi dan investasi. Instrumen kita gunakan semua, dari insentif pajak, belanja tambahan, sampai penempatan dana. Kita berharap daya tahan Indonesia cukup tetap terjaga walaupun tekanan tetap ada karena COVID-nya masih ada," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :