7 Penyebab Utama Hiperinflasi di Zimbabwe

Rabu, 23 Oktober 2024 - 10:09 WIB
6. Permintaan Meningkat untuk Barang dan Jasa

Ketika inflasi mulai meningkat, konsumen mulai berusaha membeli barang dan jasa sebelum harga naik lebih lanjut. Permintaan yang meningkat ini, tanpa peningkatan yang sebanding dalam pasokan, menyebabkan harga terus melambung.

7. Masyarakat Enggan Gunakan Mata Uang Lokal

Ketika nilai dolar Zimbabwe jatuh, banyak orang mulai bertransaksi dalam mata uang asing, seperti dolar AS atau rand Afrika Selatan. Hal ini semakin memperlemah mata uang lokal dan memperburuk inflasi.

Kombinasi dari faktor-faktor internal dan eksternal yang kompleks tersebut, diikuti kebijakan moneter yang tidak bijaksana, krisis pertanian, dan ketidakstabilan politik membuat Zimbabwe mengalami salah satu krisis ekonomi paling parah di era modern.

Kini ZWD tidak lagi dicetak atau diakui sebagai mata uang resmi Zimbabwe. Sebagai gantinya, negara itu telah menggunakan mata uang baru yang disokong dengan emas yang disebut Zimbabwe Gold atau kerap disingkat ZiG.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!