Harga Sewa Perkantoran Grade A di Kawasan Bisnis Jakarta Tumbuh Positif
Jum'at, 01 November 2024 - 16:34 WIB
Meskipun tidak ada mal baru yang beroperasi pada kuartal ini, beberapa mal dijadwalkan buka pada akhir tahun, sehingga menciptakan momentum tambahan di sektor retail Jakarta. Aktivitas penjualan kondominium di Jakarta pada triwulan ini sebagian besar berasal dari proyek-proyek yang baru diluncurkan seperti Two Sudirman yang berlokasi di kawasan CBD dan satu menara baru dari LRT City Tebet.
Head of Advisory di JLL Indonesia, Vivin Harsanto, mengatakan para pembeli lebih tertarik dengan pembangunan yang memiliki akses transportasi yang baik, terutama di wilayah Bodetabek. Insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) dari pemerintah semakin mendukung penjualan kondominium yang siap huni, sehingga pembeli dapat memanfaatkan persyaratan pembelian yang menguntungkan.
"Developer memanfaatkan strategi penjualan yang inovatif, seperti menawarkan program pembayaran yang fleksibel dan jaminan sewa, untuk menarik basis pembeli yang lebih berhati-hati," kata dia.
Tak hanya itu, sektor pariwisata terus pulih, meningkatkan minat investor yang mengantisipasi apresiasi nilai pada properti perhotelan. Sementara, Senior Vice President of Investment Sales & Acquisitions, JLL Hotels and Hospitality Group, Asia Pacific, Julien Naouri, mengatakan dengan momentum peningkatan di sektor pariwisata, minat investor di Indonesia tetap kuat karena mereka memperkirakan nilai properti akan meningkat seiring dengan peningkatan kinerja perdagangan. "Optimisme ini ditegaskan oleh potensi pertumbuhan yang menarik di Indonesia," kata dia.
Pergudangan modern logistik di Jabodetabek mempertahankan tingkat hunian yang stabil sebesar 90%, didorong oleh permintaan yang kuat dari berbagai industri dengan komposisi penyewa baru menunjukkan diversifikasi, mencakup sektor-sektor seperti industri kendaraan listrik, produk turunan listrik, farmasi, alat kesehatan, ritel, peralatan rumah tangga, furnitur, dan bahan baku di Bekasi, Bogor, Cikarang, dan Karawang.
Baca Juga: Strategi Lippo Karawaci Memastikan Penggunaan Air yang Efisien
Head of Advisory di JLL Indonesia, Vivin Harsanto, mengatakan para pembeli lebih tertarik dengan pembangunan yang memiliki akses transportasi yang baik, terutama di wilayah Bodetabek. Insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) dari pemerintah semakin mendukung penjualan kondominium yang siap huni, sehingga pembeli dapat memanfaatkan persyaratan pembelian yang menguntungkan.
"Developer memanfaatkan strategi penjualan yang inovatif, seperti menawarkan program pembayaran yang fleksibel dan jaminan sewa, untuk menarik basis pembeli yang lebih berhati-hati," kata dia.
Tak hanya itu, sektor pariwisata terus pulih, meningkatkan minat investor yang mengantisipasi apresiasi nilai pada properti perhotelan. Sementara, Senior Vice President of Investment Sales & Acquisitions, JLL Hotels and Hospitality Group, Asia Pacific, Julien Naouri, mengatakan dengan momentum peningkatan di sektor pariwisata, minat investor di Indonesia tetap kuat karena mereka memperkirakan nilai properti akan meningkat seiring dengan peningkatan kinerja perdagangan. "Optimisme ini ditegaskan oleh potensi pertumbuhan yang menarik di Indonesia," kata dia.
Pergudangan modern logistik di Jabodetabek mempertahankan tingkat hunian yang stabil sebesar 90%, didorong oleh permintaan yang kuat dari berbagai industri dengan komposisi penyewa baru menunjukkan diversifikasi, mencakup sektor-sektor seperti industri kendaraan listrik, produk turunan listrik, farmasi, alat kesehatan, ritel, peralatan rumah tangga, furnitur, dan bahan baku di Bekasi, Bogor, Cikarang, dan Karawang.
Baca Juga: Strategi Lippo Karawaci Memastikan Penggunaan Air yang Efisien
Lihat Juga :