Intip Bagaimana Implementasi Responsible Financing yang Dilakukan BNI

Rabu, 13 November 2024 - 20:08 WIB
Dengan pembiayaan berbasis ekonomi hijau ini, investor tentu saja menjadi tertarik khususnya untuk berinvestasi di saham BBNI. Apalagi, tidak banyak emiten yang menawarkan pembiayaan serupa.

“Menurut saya, investor khususnya foreign yang sudah lebih 'aware' dengan green-investment tentu tertarik, karena tidak banyak emiten yang menawarkan pembiayaan hijau. Menurut laporan 3Q24, BBNI sudah mencatatkan green financing growth +26% CAGR dari FY20 sampai Sep-24,” tegasnya.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh BNI, hasil dari penerbitan green bonds ini akan digunakan secara eksklusif untuk pembiayaan aset yang terkait langsung dengan proyek hijau yang tentunya memenuhi syarat. Setidaknya ada 10 proyek yang dibiayai oleh BNI melalui green bonds tersebut, misalnya energi baru terbarukan, efisiensi energi, sumber daya alam berkelanjutan.

Kemudian konservasi perairan dan keanekaragaman hayati. Dilanjutkan dengan transportasi berkelanjutan, proyek adaptasi perubahan iklim, pengolahan air limbah, pertanian berkelanjutan dan green building.

Selanjutnya, Green Bonds yang diterbitkan oleh BNI melarang pembiayaan untuk 10 sektor antara lain proyek yang dilarang oleh pemerintah, penebangan liar, kerja pasak yang mencakup eksploitasi anak, proyek yang melanggar hak komunitas lokal dan menghancurkan situs sejarah.

Proyek lainnya adalah proyek obat-obatan terlarang dan senjata, Judi dan pencucian uang, proyek milik penyelenggara negara dan terakhir adalah perdagangan satwa yang dilindungi.

Baca Juga: Dirut BRI Tegaskan KUR Tidak Masuk Program Pemutihan Utang UMKM
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!