Trump Ancam China dengan Tarif, Ini 3 Perusahaan yang Terpengaruh
Rabu, 13 November 2024 - 21:25 WIB
Boyle juga mengatakan kepada The Washington Post pada bulan Oktober bahwa perusahaan ini akan menaikkan harga. "Akan sangat, sangat sulit untuk menjaga harga produk tetap terjangkau bagi masyarakat Amerika," katanya.
3. Stanley Black & Decker
CEO perusahaan manufaktur Stanley Black & Decker Donald Allan mengatakan kepada para analis dalam panggilan telepon pada bulan Oktober bahwa perusahaan tersebut telah mengevaluasi berbagai skenario yang berbeda untuk merencanakan tarif baru di bawah pemerintahan Trump.
"Dan jelas, setelah keluar dari gerbang, akan ada kenaikan harga yang terkait dengan tarif yang kami letakkan di pasar," kata Allan, seraya menambahkan bahwa biasanya ada semacam penundaan karena proses yang dimiliki pelanggan kami dalam menerapkan harga.
Allan juga mengatakan bahwa perusahaan akan mempertimbangkan untuk memindahkan produksinya keluar dari China dan ke negara lain, seperti Meksiko, untuk mengurangi dampak dari tarif 60% untuk barang-barang impor China.
Steve Madden termasuk di antara perusahaan-perusahaan lain yang mengumumkan rencana untuk mengimpor lebih sedikit barang dari China, dengan CEO-nya, Edward Rosenfeld, mengatakan dalam sebuah panggilan telepon bahwa perusahaan telah memulai proses tersebut.
3. Stanley Black & Decker
CEO perusahaan manufaktur Stanley Black & Decker Donald Allan mengatakan kepada para analis dalam panggilan telepon pada bulan Oktober bahwa perusahaan tersebut telah mengevaluasi berbagai skenario yang berbeda untuk merencanakan tarif baru di bawah pemerintahan Trump.
"Dan jelas, setelah keluar dari gerbang, akan ada kenaikan harga yang terkait dengan tarif yang kami letakkan di pasar," kata Allan, seraya menambahkan bahwa biasanya ada semacam penundaan karena proses yang dimiliki pelanggan kami dalam menerapkan harga.
Allan juga mengatakan bahwa perusahaan akan mempertimbangkan untuk memindahkan produksinya keluar dari China dan ke negara lain, seperti Meksiko, untuk mengurangi dampak dari tarif 60% untuk barang-barang impor China.
Steve Madden termasuk di antara perusahaan-perusahaan lain yang mengumumkan rencana untuk mengimpor lebih sedikit barang dari China, dengan CEO-nya, Edward Rosenfeld, mengatakan dalam sebuah panggilan telepon bahwa perusahaan telah memulai proses tersebut.
(nng)
Lihat Juga :