BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Kelola Dana Rp1.000 Triliun di 2026

Jum'at, 15 November 2024 - 20:10 WIB
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan Asep Rahmat Suwandha menekankan pentingnya pencegahan fraud dalam acara konferensi nasional manajemen risiko di Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta, Kamis (15/11/2024). FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan ditargetkan mampu melindungi 70 juta pekerja dan mengelola dana sebesar Rp1.000 triliun hingga akhir 2026. Perluasan kepesertaan dan peningkatan kualitas layanan menjadi hal mutlak yang terus dilakukan BPJS Ketenagakerjaan.

Di sisi lain badan hukum publik tersebut juga dituntut untuk menjalankan tugasnya dengan penuh integritas dan kehati-hatian. Terlebih saat ini perkembangan teknologi yang pesat tak hanya memberikan kemudahan, namun juga berpotensi menimbulkan fraud atau kecurangan.



Menjawab tantangan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko (LSPMR), menggelar konferensi nasional manajemen risiko di Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta.

Baca Juga: Andi Afdal Tekankan Pentingnya Peran DEI dalam Mendorong Bisnis Berkelanjutan

Kegiatan yang mengambil tema "Ethical Leadership and Fraud Prevention: Navigating Risk with Integrity" tersebut menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten di bidangnya, serta diikuti oleh ratusan peserta yang telah memegang Certified Risk Governance Professional (CRGP).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!