Rupiah Kembali Terkapar Dekati Rp16 Ribu, Dolar AS Makin Berjaya
Selasa, 03 Desember 2024 - 16:50 WIB
Sejak kampanye, Trump sudah menyebutkan sejumlah rencana kebijakannya. Sedangkan arah kebijakan ini dinilai sejumlah pihak akan membuat inflasi di AS turun lebih lambat dari sebelumnya. The Fed pun diproyeksikan akan menahan Fed Fund Rate (FFR) atau suku bunga acuan di level tinggi untuk waktu yang lebih lama.
Baca Juga: Dedolarisasi Rusia dan Iran Sudah 100%, Berdagang Pakai Rubel dan Rial
Untuk mengantisipasi sekaligus memitigasi risiko, BI akan memperkuat sinergi bauran kebijakan ekonomi nasional. BI akan menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong transformasi struktural yang lebih kokoh, dengan visi besar menuju Indonesia Emas 20245 bisa diwujudkan.
Berdasarkan data diatas, mata uang rupiah untuk perdagangan berikutnya diprediksi bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup melemah di rentang Rp15.930 - Rp16.010 per dolar AS.
Baca Juga: Dedolarisasi Rusia dan Iran Sudah 100%, Berdagang Pakai Rubel dan Rial
Untuk mengantisipasi sekaligus memitigasi risiko, BI akan memperkuat sinergi bauran kebijakan ekonomi nasional. BI akan menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong transformasi struktural yang lebih kokoh, dengan visi besar menuju Indonesia Emas 20245 bisa diwujudkan.
Berdasarkan data diatas, mata uang rupiah untuk perdagangan berikutnya diprediksi bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup melemah di rentang Rp15.930 - Rp16.010 per dolar AS.
(akr)
Lihat Juga :