Realisasi Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 6,7 Juta Ton per November 2024

Kamis, 05 Desember 2024 - 10:04 WIB
Pupuk Indonesia melaporkan penyaluran pupuk subsidi per November 2024. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk menaikkan alokasi pupuk subsidi tahun ini dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton. Berdasarakan laporan Pupuk Indonesia, per 30 November 2024, realisasi penyaluran pupuk subsidi mencapai sebesar 6,7 juta ton dari alokasi 9,55 juta ton dengan nilai kontrak yang telah disepakati sebanyak 7,54 juta ton di 2024.

"Realisasi dari kontrak penyaluran telah mencapai 88,9%. Pupuk subsidi yang telah disalurkan terdiri dari 3.406.119 ton pupuk Urea, 3.260.795 ton pupuk NPK, dan 40.148 pupuk Organik," ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia Rachmat Pribadi, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR, dikutip Kamis (5/12/2024).



Baca Juga: Pangkas 145 Regulasi, Pemerintah Pastikan Distribusi Pupuk akan Lebih Cepat

Sementara, Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini mendorong pemerintah untuk mempercepat penyaluran pupuk subsidi. Dia juga mendukung inisiatif pemerintah yang akan menyederhanakan regulasi dan menegaskan kembali pentingnya modernisasi, dan kolaborasi dalam penyaluran pupuk bersubsidi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!