Realisasi Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 6,7 Juta Ton per November 2024

Kamis, 05 Desember 2024 - 10:04 WIB
Tak hanya itu, pemerintah saat ini juga sedang berupaya terus meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Adopsi teknologi digital dilakukan untuk meningkatkan pengawasan distribusi dan penyaluran sampai ke petani agar tepat sasaran. Salah satu upaya penting dalam hal ini yaitu mengintegrasikan data dan sistem dalam satu platform terintegrasi dan real time.

"Misalnya, integrasi data dan sistem Kementerian Pertanian dengan Pupuk Indonesia melalui aplikasi i-Pubers. Dengan i-Pubers, kini petani dapat menebus pupuk subsidi dengan KTP saja," kata dia.

Baca Juga: Alokasi Pupuk Subsidi Jadi 9,55 Juta Ton di 2024, Berikut Rinciannya

Di samping itu, saat ini implementasi aplikasi i-Pubers sudah mencapai 100% secara nasional. Sebelum menebus pupuk, petani harus memenuhi syarat sebagai penerima pupuk subsidi berdasarkan Permentan, dan terdaftar dalam e-RDKK Kementerian Pertanian. Di samping itu, Kementerian Pertanian bersama Pupuk Indonesia akan terus melakukan sosialisasi untuk akselerasi penyaluran pupuk subsidi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!