Ekstrem! Karyawan Bank Jepang Teken Kontrak Darah, Janji Bunuh Diri jika Terbukti Mencuri

Kamis, 12 Desember 2024 - 14:44 WIB
Mengambil tradisi budaya tersebut, Shikoku Bank menggambarkan janji darah yang dibuat sebagai representasi abadi dari "etika dan rasa tanggung jawab, tidak hanya sebagai karyawan bank tetapi juga sebagai anggota masyarakat."

Baca Juga: Bertemu Bos Bank Jepang, Sri Mulyani Bahas Transisi Energi hingga Green Financing

Seperti dilansir the economic times bahwa, sumpah darah ini bukan hanya simbolis. Menurut situs web bank, jika ditemukan penyimpangan keuangan, pihak yang bersalah wajib membayar terlebih dahulu nasabah yang terkena dampak sebelum melakukan seppuku.

KontrakDarah Viral di Media Sosial

Sumpah darah belum lama ini mendapat perhatian publik ketika tangkapan layar dari situs web Shikoku Bank dibagikan di media sosial X (sebelumnya Twitter). Postingan itu membandingkan akuntabilitas ketat bank-bank Jepang dengan dampak yang relatif lunak dan sering terlihat dalam sistem perbankan Amerika.

Seorang pengguna berkomentar, "Sekarang jelas mengapa mereka semua memiliki begitu banyak uang tunai di neraca mereka."

Sementara yang lainnya berkata, "Pakta ini memiliki beberapa getaran Perang Dunia II."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!