Rusia Perang Lawan Inflasi di Tengah Kesengsaraan Rubel

Kamis, 12 Desember 2024 - 20:36 WIB
Baca Juga: Ukraina: Rezim Assad Jatuh karena Dikhianati Putin

Mata uang ini hanya menunjukkan sedikit tanda-tanda pemulihan, dengan regulator menetapkan nilai tukar resmi pada hari Rabu lebih dari 103 rubel per dolar AS atau sekitar 25% lebih lemah daripada tingkat yang diperdagangkan sebelum invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022 lalu.

Kepala pemberi pinjaman terbesar di Rusia, melansir dari The Moscow Times, memperingatkan minggu lalu bahwa perekonomian menunjukkan tanda-tanda perlambatan yang signifikan di beberapa sektor, termasuk di sektor konstruksi perumahan dan investasi.

CEO Sberbank, German Gref, memperingatkan Bank Sentral agar tidak melampaui batas dalam kebijakan suku bunga sehingga lebih sulit untuk kembali ke jalur pertumbuhan ekonomi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!