Townhouse Akan Menjadi Tren Pengembangan Hunian di Bali

Senin, 06 Januari 2025 - 10:56 WIB
Sebagai daerah yang bergantung pada sektor pariwisata, hunian jenis townhouse menjadi pilihan yang paling logis di Bali. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Industri properti di Bali terus menunjukkan tren positif. Menurut survei, harga properti di Denpasar naik signifikan, yakni rata-rata mencapai 13,2% per tahun. Kenaikan ini merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan 13 kota besar lainnya di Indonesia.

Data terbaru menunjukkan permintaan rumah di Denpasar melonjak hingga 25,8% pada Oktober 2024, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023. NPG Indonesia, perusahaan pengembang properti yang berbasis di Bali pun memberikan pandangan terhadap kondisi tersebut.



General Manager NPG Indonesia Evgeny Obolentsev memperkirakan, tahun ini harga properti di Bali akan naik berkisar 5-10% dibanding 2024. “Perkiraan kami didasari oleh beberapa alasan, di antaranya adalah popularitas Bali sebagai pusat wisata dan pusat pertumbuhan bagi para digital nomad terus mendorong permintaan, di samping pertumbuhan pariwisata Bali yang berkelanjutan sebagai tujuan utama bagi wisatawan internasional,” katanya dalam siaran pers, Senin (6/1/2025). Baca juga: NPG Indonesia Ungkap Tiga Tren Ini Pengaruhi Lanskap Pasar Properti Bali

Namun sebagai daerah yang bergantung pada sektor pariwisata, tidak semua jenis pembangunan properti bisa dilakukan di Bali. Khususnya untuk investasi properti. “Berbeda dengan kota-kota besar lain di Indonesia, pengembangan hunian jenis townhouse menjadi pilihan yang paling logis, mengingat banyak pemilik bertujuan untuk menyewakan properti mereka untuk wisatawan,” ungkapnya.

Mengapa townhouse yang paling cocok di Bali? Evgeny Obolentsev memberi beberapa alasan. Pertama, townhouse merupakan kompleks hunian kecil dengan jumlah rumah terbatas, yakni berkisar 30 - 50 unit. Dengan demikian, luas area serta investasi yang dibutuhkan tidak sebesar membangun cluster perumahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!