Rusia Diperingatkan Soal Bencana Demografis, Efeknya Mengerikan ke Ekonomi
Kamis, 09 Januari 2025 - 07:17 WIB
Tren demografis menimbulkan masalah bagi ekonomi Rusia, yang sebelumnya sudah mengalami kekurangan pekerja yang cukup parah. Pada akhir tahun 2023, Rusia kekurangan 5 juta pekerja yang menyentuh rekor terbesar, menurut perkiraan dari Russian Academy of Science's Institute of Economics.
Dihantam krisis pekerja membuat Rusia telah beralih ke tenaga kerja migran dan bahkan memakai para narapidana untuk menambah tenaga kerjanya. "Tetapi itu bukan solusi berkelanjutan untuk masalah populasinya," kata Balzer seperti dilansir Bloomberg.
"Pemerintah Putin belum menunjukkan kekhawatiran bahwa populasi Rusia mungkin dipotong setengah pada akhir abad. Kecuali para pemimpin Rusia dapat mengembangkan dan membiayai serangkaian kebijakan yang lebih efektif, satu-satunya solusi untuk penurunan populasi adalah kombinasi dari memasukkan wilayah non-Rusia dan/atau imigrasi dari Asia dan Afrika," kata Balzer dalam laporannya.
"Karena populasi Rusia terus menurun, imigran akan semakin penting untuk pemulihan ekonomi," tambahnya.
Para ahli mengatakan populasi yang menyusut dapat mengakibatkan beberapa masalah bagi ekonomi Rusia, seperti menyusutnya pertumbuhan dan produktivitas. The Atlantic Council sebelumnya memperkirakan bahwa pada tahun 2026, ekonomi Rusia bisa tertinggal dari Indonesia yang populasinya meningkat.
Dihantam krisis pekerja membuat Rusia telah beralih ke tenaga kerja migran dan bahkan memakai para narapidana untuk menambah tenaga kerjanya. "Tetapi itu bukan solusi berkelanjutan untuk masalah populasinya," kata Balzer seperti dilansir Bloomberg.
"Pemerintah Putin belum menunjukkan kekhawatiran bahwa populasi Rusia mungkin dipotong setengah pada akhir abad. Kecuali para pemimpin Rusia dapat mengembangkan dan membiayai serangkaian kebijakan yang lebih efektif, satu-satunya solusi untuk penurunan populasi adalah kombinasi dari memasukkan wilayah non-Rusia dan/atau imigrasi dari Asia dan Afrika," kata Balzer dalam laporannya.
"Karena populasi Rusia terus menurun, imigran akan semakin penting untuk pemulihan ekonomi," tambahnya.
Para ahli mengatakan populasi yang menyusut dapat mengakibatkan beberapa masalah bagi ekonomi Rusia, seperti menyusutnya pertumbuhan dan produktivitas. The Atlantic Council sebelumnya memperkirakan bahwa pada tahun 2026, ekonomi Rusia bisa tertinggal dari Indonesia yang populasinya meningkat.
Lihat Juga :