Jackpot, China Temukan Harta Karun Mineral Tanah Jarang 1,15 Juta Ton

Selasa, 21 Januari 2025 - 12:55 WIB
Bijih adsorpsi ion tanah jarang adalah endapan mineral di mana RRE terkonsentrasi secara alami dan diserap ke permukaan mineral tanah liat. Mereka biasanya ditemukan di tanah granit yang lapuk, membuatnya relatif mudah diekstraksi melalui metode yang sensitif terhadap lingkungan seperti pertukaran ion.

Deposit baru ini akan menjadi tambang tanah jarang menengah hingga berat yang paling signifikan di China. Penemuan ini juga diyakini bakal secara signifikan meningkatkan sumber daya tanah jarang China, melengkapi berbagai industri mulai dari elektronik komersial hingga kendaraan listrik.

Sumber Daya China

"Penemuan ini sangat signifikan untuk memperkuat keunggulan Tiongkok dalam sumber daya tanah jarang, meningkatkan rantai industri tanah jarang, dan lebih mengkonsolidasikan dominasi strategis Tiongkok dalam sumber daya rare earth sedang dan berat," ungkap postingan CGS di akun WeChat publiknya, seperti dilansir South China Morning Post (SCMP).

Penemuan ini mengikuti eksplorasi mineral pada 2024 lalu, yang juga membuat temuan signifikan. Pada Juli 2024, ahli geologi China menemukan dua mineral baru, Oboniobite dan Scandio-fluoro-eckermannite, di tambang tanah jarang terbesar di dunia, Bayan Obo, di Mongolia Dalam.

Mineral ini biasanya mengandung unsur-unsur berharga yang bisa digunakan sebagai energi baru, teknologi informasi, kedirgantaraan, pertahanan nasional, dan industri militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!