China Tanggapi Gembar-Gembor Trump Soal Tarif, Perang Dagang Baru Dimulai?

Sabtu, 25 Januari 2025 - 16:57 WIB
Trump juga sering menjadikan defisit AS sebagai titik fokus. Data Biro Statistik menunjukkan, tahun lalu AS mengimpor USD270 miliar lebih barang dari China daripada yang di ekspor ke negara itu.

Sementara, Kepala Ekonom Asia di Bloomberg Economics, Chang Shu mengatakan, "Sulit untuk mengetahui dengan tepat apa yang dilakukan Presiden AS Donald Trump dengan komentar terbarunya tentang tarif China. Konon, sulit untuk melihat Trump mundur dari ancaman tarifnya."

Baca Juga: Indonesia Ingin Borong Minyak Rusia, Tak Gubris Ancaman Trump

Sebagaimana diketahui, Trump sedang mempertimbangkan tarif umum 10% untuk semua impor China pada awal 1 Februari tingkat yang jauh lebih rendah daripada yang digaungkan di jalur kampanye.

Trump juga telah meningkatkan kemungkinan tarif impor dari Meksiko dan Kanada, mitra dagang utama AS bersama dengan China, dalam upaya untuk membendung aliran fentanil opioid yang mematikan di perbatasan Amerika.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!