Indonesia Ingin Borong Minyak Rusia, Tak Gubris Ancaman Trump
Sabtu, 25 Januari 2025 - 07:25 WIB
loading...
Pemandangan dari udara menunjukkan kapal tanker minyak mentah di terminal minyak di Pulau Waidiao, di Zhoushan, provinsi Zhejiang, China, 4 Januari 2023. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Di tengah ketagangan geopolitik antara negara-negara belahan dunia Selatan dan Barat, Indonesia baru-baru ini justru menyatakan ingin membeli minyak dari Rusia , dan menyatakan tidak takut ancaman Barat atau ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump.
Trump baru-baru ini telah mengeluarkan ancaman keras terhadap aliansi BRICS. Hal ini dapat menimbulkan konsekuensi yang sama dari Barat. Apakah ini penting bagi negara-negara yang sekarang bergabung dengan BRICS?
BRICS telah menjadi subjek yang menarik bagi sejumlah negara. Dengan blok yang memperjuangkan kesetaraan ekonomi dalam skala global, blok ini berusaha untuk menantang dolar AS. Kini, upaya tersebut telah menimbulkan respons yang mengerikan dari Presiden AS. Namun, ancaman tersebut tidak menghalangi Indonesia, salah satu negara yang baru saja berekspansi menjadi anggota penuh BRICS.
Baca Juga: 3 Alasan BRICS Sulit Merealisasikan Dedolarisasi di Era Donald Trump, Apa Saja?
Indonesia dengan tegas menginginkan kerja sama pembelian minyak dari Rusia dan tidak terpengaruh oleh ancaman tarif 100% dari Trump. Selain itu, mereka telah mendiskusikan peningkatan ekspor ke China dan India, dengan tujuan untuk memperkuat posisinya dalam kelompok tersebut.
Trump baru-baru ini telah mengeluarkan ancaman keras terhadap aliansi BRICS. Hal ini dapat menimbulkan konsekuensi yang sama dari Barat. Apakah ini penting bagi negara-negara yang sekarang bergabung dengan BRICS?
BRICS telah menjadi subjek yang menarik bagi sejumlah negara. Dengan blok yang memperjuangkan kesetaraan ekonomi dalam skala global, blok ini berusaha untuk menantang dolar AS. Kini, upaya tersebut telah menimbulkan respons yang mengerikan dari Presiden AS. Namun, ancaman tersebut tidak menghalangi Indonesia, salah satu negara yang baru saja berekspansi menjadi anggota penuh BRICS.
Baca Juga: 3 Alasan BRICS Sulit Merealisasikan Dedolarisasi di Era Donald Trump, Apa Saja?
Indonesia dengan tegas menginginkan kerja sama pembelian minyak dari Rusia dan tidak terpengaruh oleh ancaman tarif 100% dari Trump. Selain itu, mereka telah mendiskusikan peningkatan ekspor ke China dan India, dengan tujuan untuk memperkuat posisinya dalam kelompok tersebut.
Lihat Juga :