Pendiri Roblox hingga YouTuber AS Tertarik Beli TikTok, Siapkan Lebih Rp325 Triliun

Kamis, 30 Januari 2025 - 10:01 WIB
Masih belum jelas apakah Tinsley dan kelompok investornya akan menjadi pesaing serius dalam negosiasi yang akan berlangsung secara kompetitif dan berkembang pesat. Tinsley mengatakan bahwa kelompoknya belum melakukan kontak langsung dengan perusahaan induk TikTok di China, ByteDance Ltd, yang bersikukuh bahwa bisnis TikTok di Amerika Serikat tidak akan dijual. "Kami belum mendengar kabar secara langsung," kata Tinsley.

Baca Juga: Ahli Ungkap Kondisi Kejiwaan Warga AS ketika TikTok Dihentikan

Sejak Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk menunda selama 75 hari pemberlakuan undang-undang yang akan melarang TikTok kecuali jika ByteDance melakukan divestasi, ia telah mengajukan berbagai pembeli dan proposal yang bertujuan untuk menjaga TikTok tetap berjalan di AS.

Tidak diketahui apakah ByteDance dan pemerintah China mempertimbangkan tawaran dari Tinsley dan McCourt sebagai jalan yang layak untuk maju. Namun, ada lebih banyak keterbukaan untuk menegosiasikan kesepakatan karena ByteDance telah kehabisan opsi hukum untuk menyelamatkan TikTok di AS dan fakta bahwa aplikasi ini dapat menjadi alat tawar-menawar kuat dalam perang dagang AS-China yang lebih luas, di mana Trump mengancam akan mengenakan tarif yang lebih berat terhadap China.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!