Keruk Mineral Kritis, India Siap Kucurkan Rp30,8 Triliun

Jum'at, 31 Januari 2025 - 17:32 WIB
Industri baterai juga menjadi sangat penting untuk dekarbonisasi armada transportasi darat India yang sebagian besar menggunakan bahan bakar fosil. Mineral seperti lithium, kobalt, dan grafit akan menjadi kunci keberhasilan rencana pembuatan baterai.

"Inisiatif ini juga akan membantu ambisi negara dalam industri elektronik, nuklir dan kedirgantaraan," bunyi pernyataan pemerintah.

Misi ini akan mengintensifkan eksplorasi mineral kritis di dalam negeri dan di daerah lepas pantai. Serta bertujuan untuk menciptakan proses persetujuan peraturan jalur cepat untuk proyek-proyek tersebut, selain menawarkan insentif keuangan untuk eksplorasi dan untuk mempromosikan pemulihan bahan-bahan tersebut dari limbah pertambangan.

Baca Juga: Menguak Perburuan Harta Karun Mineral Berharga Greenland

Pemerintah akan mendorong perusahaan yang dikelola negara dan swasta untuk mengakuisisi aset mineral penting di luar negeri dan meningkatkan perdagangan dengan negara-negara kaya sumber daya, menurut pernyataan itu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!