Peduli Wisata Pesisir, Pertamina Gelar Sosialisasi Konservasi Penyu dan Pelepasan Tukik
Kamis, 03 September 2020 - 16:31 WIB
Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Laode Syarifuddin Mursali , menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Pertamina terhadap lingkungan dan komitmen dalam menjaga ekosistem hewan yang dilindungi. "Populasi penyu di Indonesia terus mengalami penurunan. Kegiatan ini merupakan upaya Pertamina untuk mengedukasi masyarakat agar bersama-sama menjaga populasi hewan yang terancam punah ini. Kami mewajibkan setiap wilayah operasi Pertamina memiliki Program Konservasi Keanekaragaman Hayati," jelasnya.
Pertamina juga mengapresiasi masyarakat yang telah berusaha mengumpulkan telur penyu yang masih beredar di kalangan masyarakat untuk kemudian ditetaskan. Upaya ini diambil sebagai stimulan bagi masyarakat lainnya agar melakukan hal serupa sehingga perburuan telur penyu bisa berkurang. Kesempatan ini juga dimanfaatkan Pertamina dan seluruh stakeholder yang hadir untuk melepas tukik yang telah berhasil ditetaskan. Tukik tersebut merupakan hasil dari telur penyu yang telah diserahkan masyarakat. Sebanyak 56 tukik dilepaskan pada kegiatan tersebut.
Senada, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, Andry Sukmoputro mengatakan bahwa Pantai Lowita merupakan objek wisata yang memiliki sejumlah potensi. "Pantai Lowita sebenarnya memiliki potensi konservasi sumber daya alam yang sangat besar dimana menjadi tempat bertelurnya penyu. Lokasi ini sangat berpotensi menjadi objek ekowisata yang sangat bagus," tukasnya. Baca Lagi : Kawasan Puncak Baro-baro Alternatif Wisata Baru di Maros
Pertamina juga mengapresiasi masyarakat yang telah berusaha mengumpulkan telur penyu yang masih beredar di kalangan masyarakat untuk kemudian ditetaskan. Upaya ini diambil sebagai stimulan bagi masyarakat lainnya agar melakukan hal serupa sehingga perburuan telur penyu bisa berkurang. Kesempatan ini juga dimanfaatkan Pertamina dan seluruh stakeholder yang hadir untuk melepas tukik yang telah berhasil ditetaskan. Tukik tersebut merupakan hasil dari telur penyu yang telah diserahkan masyarakat. Sebanyak 56 tukik dilepaskan pada kegiatan tersebut.
Senada, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, Andry Sukmoputro mengatakan bahwa Pantai Lowita merupakan objek wisata yang memiliki sejumlah potensi. "Pantai Lowita sebenarnya memiliki potensi konservasi sumber daya alam yang sangat besar dimana menjadi tempat bertelurnya penyu. Lokasi ini sangat berpotensi menjadi objek ekowisata yang sangat bagus," tukasnya. Baca Lagi : Kawasan Puncak Baro-baro Alternatif Wisata Baru di Maros
(sri)
Lihat Juga :