Perusahaan Susu di China Memeras Laba Saat Pandemi

Kamis, 03 September 2020 - 22:46 WIB
Dari Januari hingga Juni, pendapatan perusahaan mencapai 47,528 miliar yuan, dengan laba bersih setelah dikurangi keuntungan dan kerugian yang tidak berulang sebesar 3,766 miliar yuan.

"Pandemi virus corona yang datang tiba-tiba, bukan hanya merupakan krisis tetapi juga ujian bagi semua perusahaan," kata Pan Gang, ketua dan presiden Yili, seraya menambahkan bahwa Yili dapat bertahan dalam ujian dan menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat di tengah upaya berkelanjutan dalam memperkuat keunggulan kompetitif yang merupakan inti dari perusahaan dan kemampuan menejemen resiko.

Perusahaan susu terbesar ini, merupakan perusahaan makanan pertama yang berperan dalam bantuan kemanusiaan COVID-19 yang didirikan oleh Yayasan Palang Merah China dan juga telah berperan aktif dalam memberikan batuan material anti-epidemi di Irak, Belanda, Uruguay, Indonesia, Thailand, dan lain-lain.

Dengan mengutamakan kualitas dan inovasi dalam menghasilkan produk yang sehat, Yili telah lama berkomitmen untuk mengedepankan manajemen kualitas dan mengumpulkan semua kekuatan produksi untuk menjaga keselamatan konsumen.

(Baca Juga: Lagi Akur, AS-China Kembali Komitmen Jalankan Kesepakatan Dagang Fase 1 )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!